- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
DPR Mengingatkan PLN Jangan Mentang Mentang
Evaluasi kinerja atas kurangnya pasokan batubara ke PLN

MEGAPOLITANPOS.COM, DPR RI- Anggota Komisi VII DPR RI F-PKS Diah Nurwitasari mengatakan PLN Jangan Mentang Mentang. Saat mengevaluasi kinerja BUMN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam, Kamis (11/08/22).
Katanya kekurangan pasokan batubara kepada PLN menjadi sorotan DPR RI karena selama ini sudah aturannya dengan DMO ialah aturan yang mewajibkan seluruh produsen Batubara untuk mengalokasikan sejumlah produksinya untuk kebutuhan dalam negeri (red).
" DMO yaitu para perusahaan batubara hasil produksinya 25% harus dijual ke PLN dengan harga 70 dollar per ton," tuturnya disampaikan di laman medsos DPR RI.
Kami harus menyampaikan sebagai BUMN betul membutuhkan pasokan batubara agar seluruh negeri bisa teraliri oleh listrik.
Tapi DPR mengingatkan PLN dalam tanda kutip, "jangan mentang mentang bahwa menjual atau mengurus sesuatu yang menjadi komoditas nasional yang dibutuhkan oleh masyarakat, lalu kinerjanya tidak diperbaiki,"pungkasnya.

















