- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
DKPP Minta Caleg yang Diusung Parpol Jauh Dari Narkoba Korupsi

Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)
meminta para partai politik yang akan mengusung nama-nama calon
legislatif (Caleg) untuk melakukan tes narkoba. Selain itu DKPP juga
meminta agar para parpol mencalonkan calon yang bersih dari korupsi.
"Menganjurkan
partai politik agar mencalonkan caleg yang tidak terkena kasus hukum
yang berat seperti narkoba dan yang terlibat kasus korupsi," kata ketua
DKKP, Jimly Asshiddiqie kepada wartawan usai mengikuti acara Rapim Polri
di PTIK, Selasa (29/1/2013).
Jimly mengatakan, jika ada calon
legislatif yang terkena kasus-kasus besar masih dicalonkan, partai
politik harus mengkoreksi. "Benar ada yang salah, partai politik kita
baru soalnya di sistem demokrasi jadi perlu ditolerir," Ujarnya.
Jimly
menambahkan, DKPP, Bawaslu dan KPU sudah melakukan kerja sama dengan
kepolisian untuk memperlancar Pemilu di tahun 2014 nanti. Dirinya ingin
nantinya penyelenggaraan pemilu berlangsung dengan baik dan tidak
anarkis.detikcom

.jpg)

.jpg)













