- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Diskusi Politik Bersama SBY, Cak Imin Selipkan Candaan ke AHY Jangan Lupakan Jika Menang

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Ketum PKB Muhaimin Iskandar terlihat sangat semringah bersama AHY usai pertemuan dengan SBY di Cikeas. (detiknews.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta,- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengaku senang berdiskusi politik dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Meskipun kita berbeda koalisi, saya KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya), AHY di Koalisi Perubahan, tapi komunikasi, silaturahmi jalan terus," ucap, Cak Imin usai berkunjung ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Jawa Barat. Rabu, (03/05/2023) malam.
Dlansir detiknews.com, ia mengatakan perbedaan tak membatasi silaturahmi. Apalagi, kata Cak Imin, dia pun pernah menjadi menteri saat era kepemimpinan SBY.
Baca Lainnya :
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot
- Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana
Cak Imin membeberkan bahwa pada pertemuan tersebut diskusi berjalan cari. Adapun yang dibahas yakni tentang tantangan hingga persiapan yang dihadapi masing-masing partai menjelang Pilpres 2024.
"Dalam hal ini banyak kesamaan. Berharap pemilu ini berjalan wajar, demografis, terbuka, tidak ada kecurangan, langsung, umum, bebas, dan terlaksanakan hak politiknya," jelasnya.
Kemudian, Cak Imin berkelakar meminta AHY tidak melupakan dirinya, jika Koalisi Perubahan berhasil memenangi Pilpres 2024.
Dia menyatakan itulah merupakan wujud demokrasi yang akan mendewasakan. Cak imin menyatakan hanya bisa berusaha, sementara takdir di tangan Tuhan.
"Manusia ini kak berusaha, saya berusaha koalisinya bersama Gerindra, sekarang sama Golkar. Namanya juga usaha," ucap Cak Imin.
"Soal takdir, jalur melengkungnya apa enggak ketemu Demokrat? Belum tentu, nah itu ya sudah masing-masing ikhtiar, Selebihnya takdir di tangan Tuhan," sambungnya.
Seperti diketahui Partai Demokrat saat ini tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama NasDem dan PKS. Koalisi ini telah bersepakat mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres pada Pilpres 2024 mendatang.
Sementara, PKB telah bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra. Mereka telah menandatangani piagam koalisi meski belum mengusung bakal capres. ** (Agit)


.jpg)









.jpg)




