- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Diskusi Politik Bersama SBY, Cak Imin Selipkan Candaan ke AHY Jangan Lupakan Jika Menang

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Ketum PKB Muhaimin Iskandar terlihat sangat semringah bersama AHY usai pertemuan dengan SBY di Cikeas. (detiknews.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta,- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengaku senang berdiskusi politik dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Meskipun kita berbeda koalisi, saya KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya), AHY di Koalisi Perubahan, tapi komunikasi, silaturahmi jalan terus," ucap, Cak Imin usai berkunjung ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Jawa Barat. Rabu, (03/05/2023) malam.
Dlansir detiknews.com, ia mengatakan perbedaan tak membatasi silaturahmi. Apalagi, kata Cak Imin, dia pun pernah menjadi menteri saat era kepemimpinan SBY.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Cak Imin membeberkan bahwa pada pertemuan tersebut diskusi berjalan cari. Adapun yang dibahas yakni tentang tantangan hingga persiapan yang dihadapi masing-masing partai menjelang Pilpres 2024.
"Dalam hal ini banyak kesamaan. Berharap pemilu ini berjalan wajar, demografis, terbuka, tidak ada kecurangan, langsung, umum, bebas, dan terlaksanakan hak politiknya," jelasnya.
Kemudian, Cak Imin berkelakar meminta AHY tidak melupakan dirinya, jika Koalisi Perubahan berhasil memenangi Pilpres 2024.
Dia menyatakan itulah merupakan wujud demokrasi yang akan mendewasakan. Cak imin menyatakan hanya bisa berusaha, sementara takdir di tangan Tuhan.
"Manusia ini kak berusaha, saya berusaha koalisinya bersama Gerindra, sekarang sama Golkar. Namanya juga usaha," ucap Cak Imin.
"Soal takdir, jalur melengkungnya apa enggak ketemu Demokrat? Belum tentu, nah itu ya sudah masing-masing ikhtiar, Selebihnya takdir di tangan Tuhan," sambungnya.
Seperti diketahui Partai Demokrat saat ini tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama NasDem dan PKS. Koalisi ini telah bersepakat mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres pada Pilpres 2024 mendatang.
Sementara, PKB telah bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra. Mereka telah menandatangani piagam koalisi meski belum mengusung bakal capres. ** (Agit)



.jpg)













