- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
Diskominfo Kolaborasi BJB Majalengka Gelar FGD Admin Medsos

Keterangan Gambar : Focus Group Discussion (FGD) admin media sosial (Medsos) instansi lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Majalengka, membuka Focus Group Discussion (FGD) admin media sosial (Medsos) instansi lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Amsindo bertempat di aula kantor Diskominfo. Rabu, (26/07/2023).
Kegiatan di ikuti 50 peserta dan Diskominfo kolaborasi dengan Bank BJB Majalengka dalam kegiatan ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Majalengka H. Gatot Sulaeman mengatakan, salah satu dasar hukum terkait keterbukaan informasi publik adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Baca Lainnya :
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
Ia menjelaskan, memanfaatkan media sosial bisa dengan cara mendengar (listening), yaitu instansi menggunakan medsos untuk memahami dan menyerap aspirasi kebutuhan khalayak, berbicara (talking), yaitu instansi menggunakan media sosial untuk menyebarluaskan pesan dan informasi yang ada di perangkat daerah.
Menurut H. Gatot prinsip medsos pemerintah diantaranya kredibel, informasi yang disampaikan akurat berimbang, dan keterwakilan. Integritas, menunjukan sikap jujur dan menjaga etika. Profesional, memiliki keahlian, pendidikan, dan keterampilan di bidangnya.
“Responsif, menanggapi masukan dengan cepat dan tepat. Terintegrasi, menyeleraskan dengan media komunikasi lainnya (online dan offline). Keterwakilan, mewakili kepentingan instansi pemerintah, bukan kepentingan pribadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, manfaat medsos bagi pemerintah untuk mendorong efisiensi, memulihkan kepercayaan masyarakat yang turun, menghadapi perkembangan zaman, sarana komunikasi pada saat krisis dan bencana alam, menggali aspirasi, opini dan masukan masyarakat terhadap kebijakan dan program pemerintah.
Sementara Yogi peserta FGD menyambut baik kegiatan ini, bahwa media sosial saat ini bahkan sudah menjadi candu bagi masyarakat, hampir seluruh masyarakat mengakses media sosial. Karakteristik media sosial yang interaktif, menarik, cepat dan mudah diakses menjadikan media sosial mempunyai kekuatan besar dalam membentuk pola kehidupan masyarakat.
"Diskominfo sebagai dinas yang menaungi dan wadah para admin medsos, diharapkan bisa memperkuat keberadan tenaga admin di setiap instansi supaya dibuatkan legalitasnya, " harap Yogi.
Hal serupa juga di katakan Riza dari admin Besoksenin.com bahwa peran media sosial juga dianggap mampu menyebarkan pesan secara revolusioner. Efek yang ditimbulkan dari pesan tersebut dapat menjadi sedemikian luas sehingga mempengaruhi sikap dan perilaku kolektif masyarakat.
Riza berharap Pemerintah Daerah dalam hal ini Diskominfo terus meningkatkan literasi media sebagai peran dalam meyebarkan informasi publik.
Sementara Bara Bayu Rachmawan dari Bank BJB Majalengka mengapresiasi kegiatan FGD ini, karena peran media sosial sangat cepat dalam menyebarkan informasi. Kita sebagai partner pemerintah selalu mensuport kegiatan - kegiatan pemerintah daerah. ** (Agit)

















