- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Direktur Korlantas Polri: 30 Persen Kendaraan di Indonesia Tercatat Atas Nama Orang Lain
Penegakan hukum pelanggar Tol Nirsentuh Sulit Dilakukan

Keterangan Gambar : Ketua INSTRAN Darmaningtyas menerima anual report dari Kepala BPJT Danang Parikesit
MEGAPOLITANPOS.COM (Jakarta) - Sebanyak 30 persen jumlah kendaraan yang ada di Indonesia saat ini tercatat bukan atas nama pemiliknya alias orang lain.
Karena itu, pihaknya akan mengalami kesulitan ketika melakukan penegakan hukum terhadap pelanggar lalu-lintas, khususnya dalam konteks transaksi di jalan tol secara non-tunai dan nirsentuh.
Baca Lainnya :
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Demikian dikemukakan Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan saat berbicara di depan diskusi publik tentang penyelenggaraan jalan tol nirsentuh yang diselenggarakan Institut Studi Transportasi (INSTRAN) di Jakarta (21/3/2023).
Diskusi yang dihadiri oleh para stakeholder utama jalan tol seperti Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Korlantas Polri dana para jurnalis tersebut berlangsung cukup serius. Mengingat, inilah salah satu forum diskusi yang menjadi sarana sosialisasi penerapan teknologi transaksi jalan tol tersebut.
"Ini adalah forum tempat para stakeholder bisa melakukan sosialisasi. Karena yang hadir sebagian di acara ini para jurnalis, " papar Ketua INSTRAN, Darmaningtyas.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dalam acara itu memaparkan, bahwa persiapan implementasi program tersebut saat ini sudah kian matang. Sudah mencapai 50 persen. Karena itu jalan tol nontunai dan nirsentuh atau yang bisa disebut sebagai Multy Lane Free Flow (MLFF) itu akan diuji coba di tol Bali Mandara pada Juni 2023 mendatang. Dan diharapkan beroperasi secara penuh pada Desember 2023 di lima ruas jalan tol.
Di tempat yang sama Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan menjelaskan, ketika MLFF atau transaksi jalan tol non-tunai dan nirsentuh ini berlaku, maka berlaku pula adanya penegakan hukum. Salah satu poin penting perlunya penegakan hukum adalah ketika terjadi pelanggaran atas transaksi jalan tol sistem MLFF ini.
“Tata cara penegakan hukumnya menggunakan ETLE yang diintegrasikan dengan sistem MLFF,” papar Aan Suhanan. Ia juga berharap agar Kementerian PU menyiapkan regulasi lebih lengkap dan rinci yang mengatur penegakan hukum bagi mereka yang tidak membayar tol. Terutama menyangkut sanksi administratif. (Wid/Red/MP)

















