- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Difabel Shop, Ritel Modern Pertama yang Dikelola Penyandang Tuna Grahita di Jakarta

Keterangan Gambar : Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Sebuah langkah inspiratif lahir di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur. Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita.
Di balik hadirnya toko ini, ada sosok penuh kepedulian, Sukarmi Ningsih, seorang pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Selama lebih dari 25 tahun tinggal di Bambu Apus, Sukarmi melihat langsung perjuangan komunitas difabel di lingkungannya. Dari kepedulian itu lahirlah gagasan TMI Difabel, bukan sekadar usaha ritel, tetapi juga sarana pembelajaran agar kaum difabel bisa mengelola usaha dan berkarya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri di atas kaki sendiri, tidak hanya menunggu bantuan, namun bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sukarmi penuh optimisme.
Baca Lainnya :
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
TMI Difabel hadir berkat sinergi Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel, komunitas difabel sebagai pengelola, serta Bank Jakarta sebagai mitra layanan keuangan dan fasilitator digital. Difabel Shop juga ditunjuk sebagai Agen JakOne Abank, sehingga selain menjalankan usaha ritel, toko ini dapat melayani berbagai transaksi perbankan masyarakat sekitar, mulai dari setor-tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga top up saldo.
Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkeadilan.
“Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan kami terhadap TMI Difabel adalah komitmen nyata untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus membangun ekosistem UMKM yang merata,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, yang menegaskan bahwa peran bank daerah tidak hanya pada aspek finansial, tetapi juga sosial.
“Melalui TMI Difabel, Bank Jakarta aktif mendukung pemberdayaan kelompok difabel agar dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan,” tuturnya.
Dengan hadirnya TMI Difabel, jalan kemandirian komunitas difabel kian terbuka lebar. Tak hanya sekadar toko, namun juga simbol perjuangan, inklusi, dan keberanian untuk berdiri sejajar dengan masyarakat lain.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















