- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Difabel Shop, Ritel Modern Pertama yang Dikelola Penyandang Tuna Grahita di Jakarta

Keterangan Gambar : Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Sebuah langkah inspiratif lahir di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur. Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita.
Di balik hadirnya toko ini, ada sosok penuh kepedulian, Sukarmi Ningsih, seorang pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Selama lebih dari 25 tahun tinggal di Bambu Apus, Sukarmi melihat langsung perjuangan komunitas difabel di lingkungannya. Dari kepedulian itu lahirlah gagasan TMI Difabel, bukan sekadar usaha ritel, tetapi juga sarana pembelajaran agar kaum difabel bisa mengelola usaha dan berkarya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri di atas kaki sendiri, tidak hanya menunggu bantuan, namun bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sukarmi penuh optimisme.
Baca Lainnya :
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Kemenkop Dan BP Taskin Bersinergi Lakukan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Permanen Melalui Koperasi
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Kementerian UMKM dan IKPI Berkolaborasi Hadirkan Pendampingan Pajak bagi UMKM
TMI Difabel hadir berkat sinergi Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel, komunitas difabel sebagai pengelola, serta Bank Jakarta sebagai mitra layanan keuangan dan fasilitator digital. Difabel Shop juga ditunjuk sebagai Agen JakOne Abank, sehingga selain menjalankan usaha ritel, toko ini dapat melayani berbagai transaksi perbankan masyarakat sekitar, mulai dari setor-tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga top up saldo.
Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkeadilan.
“Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan kami terhadap TMI Difabel adalah komitmen nyata untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus membangun ekosistem UMKM yang merata,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, yang menegaskan bahwa peran bank daerah tidak hanya pada aspek finansial, tetapi juga sosial.
“Melalui TMI Difabel, Bank Jakarta aktif mendukung pemberdayaan kelompok difabel agar dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan,” tuturnya.
Dengan hadirnya TMI Difabel, jalan kemandirian komunitas difabel kian terbuka lebar. Tak hanya sekadar toko, namun juga simbol perjuangan, inklusi, dan keberanian untuk berdiri sejajar dengan masyarakat lain.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















