- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
Difabel Shop, Ritel Modern Pertama yang Dikelola Penyandang Tuna Grahita di Jakarta

Keterangan Gambar : Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Sebuah langkah inspiratif lahir di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur. Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita.
Di balik hadirnya toko ini, ada sosok penuh kepedulian, Sukarmi Ningsih, seorang pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Selama lebih dari 25 tahun tinggal di Bambu Apus, Sukarmi melihat langsung perjuangan komunitas difabel di lingkungannya. Dari kepedulian itu lahirlah gagasan TMI Difabel, bukan sekadar usaha ritel, tetapi juga sarana pembelajaran agar kaum difabel bisa mengelola usaha dan berkarya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri di atas kaki sendiri, tidak hanya menunggu bantuan, namun bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sukarmi penuh optimisme.
Baca Lainnya :
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Wamen UMKM Helvi Moraza Ungkap 3 Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
- Kementerian UMKM Dorong Pengusaha Perkuat Fundamental Sebelum Menembus Pasar Ekspor
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
TMI Difabel hadir berkat sinergi Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel, komunitas difabel sebagai pengelola, serta Bank Jakarta sebagai mitra layanan keuangan dan fasilitator digital. Difabel Shop juga ditunjuk sebagai Agen JakOne Abank, sehingga selain menjalankan usaha ritel, toko ini dapat melayani berbagai transaksi perbankan masyarakat sekitar, mulai dari setor-tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga top up saldo.
Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkeadilan.
“Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan kami terhadap TMI Difabel adalah komitmen nyata untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus membangun ekosistem UMKM yang merata,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, yang menegaskan bahwa peran bank daerah tidak hanya pada aspek finansial, tetapi juga sosial.
“Melalui TMI Difabel, Bank Jakarta aktif mendukung pemberdayaan kelompok difabel agar dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan,” tuturnya.
Dengan hadirnya TMI Difabel, jalan kemandirian komunitas difabel kian terbuka lebar. Tak hanya sekadar toko, namun juga simbol perjuangan, inklusi, dan keberanian untuk berdiri sejajar dengan masyarakat lain.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)




.jpg)



.jpg)




