Breaking News
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Diduga Serangan Jantung, Seorang Abang Becak Ditemukan Meninggal Dunia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Warga Kelurahan Sukorejo Kota Blitar, sempat heboh gara gara menemukan tukang becak meninggal dunia di dalam becaknya, laki laki yang diketahui bernama Supardi (62) warga Jalan Jati Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar yang biasa mangkal di Jalan Kawi pertama kali diketahui oleh saksi Heru ketua Rt setempat, Sabtu sore (5/2/2022). Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono, SH mengatakan, korban meninggal dunia bernama Supardi (62), berprofesi sebagai tukang becak, diduga mengalami sakit dan akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Petugas mengetahui kejadian itu berkat laporan dari warga, kemudian petugas dari Polsek Sukorejo serta Unit identifikasi Satreskrim Polres Blitar Kota langsung mendatangi TKP dan melakukan sejumlah tindakan kepolisian seperti mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan. "Pada hari Sabtu sore Pukul 16.00 Wib ada seorang warga yang berprofesi sebagai tukang becak meninggal dunia di atas becak miliknya," ungkapnya. Kapolsek menuturkan menurut keterangan Saksi Heru selaku ketua RT 04 RW 02, awalnya saksi mendapat informasi dari anak-anak kecil yang sedang bermain di sekitar Jalan Kawi Gang Cutin yang mengetahui ada orang tertidur di atas becak tepatnya di dalam becak, selanjutnya saksi Heru mendatangi orang tersebut dan membangunkan korban namun korban tetap tidak bangun, akhirnya Heru menghubungi Polsek Sukorejo, Tak berapa lama petugas dari Polsek Sukorejo datang ke TKP untuk mengamankan sekitar lokasi. "Setelah petugas mendatangi TKP petugas lalu menghubungi Unit Identifikasi dari Sat Reskrim Polres Blitar Kota dan tenaga kesehatan dari puskesmas Kelurahan Sukorejo. Dan hasil pemeriksaan awal petugas tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukorejo bernama Nyaris Kawakid, menerangkan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun trauma ditubuh korban, dan menurut keterangan dari tenaga kesehatan korban meninggal karena serangan jantung," jelasnya. Selanjutnya petugas juga menghubungi Tukini istri korban, dalam keterangannya kepada petugas Tukini mengatakan kalau korban sebelum meninggal sering mengeluhkan sakit nyeri pada kaki dan sendi-sendi, pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dikarenakan istri korban benar-benar menyadari bahwa korban meninggal dalam keadaan wajar. Selanjutnya petugas membantu menghubungi Ambulance untuk mengantarkan korban kerumah duka Jalan Jati Gang XI RT 14 RW 05 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.(za/mp)

















