- Ketua MUI Periuk Yang Baru KH.Muhammad Yasin ,S.Pd Silaturahmi Ke Empat Tokoh Masyarakat
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
- DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik
- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
Diduga Jadi Ajang Bancakan Bangunan Irigasi Bernilai Ratusan Juta di Sawentar Belum Setahun Ambrol

Keterangan Gambar : Foto : proyek saluran irigasi di Desa Sawentar I ambrol.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Diduga menyalahi bestek dan gagal perencanaan bangunan proyek saluran irigasi di Desa Sawentar I ambrol. Dari hasil investigasi media ini pada Rabu (22/08/2023).
Berdasarkan laporan warga terdapat bangunan saluran irigasi belum setahun sudah ambrol, dari hasil cek lokasi dilapangan tim media mendapatkan pekerjaan tersebut benar dalam pasangan dinding putus sepanjang hampir 2 meter dan retak patah disebagian atas tak jauh dari lokasi yang ambrol.
Bangungan dengan nilai kontrak tertanggal SPK 22 Agustus sampai 22 Nopember 2022 dikerjakan oleh CV. Arunika Jaya Kusuma yang berkantor di dusun Sumberagung Desa Gledug Kecamatan Sanankulon dengan. nilai proyek tertera sebesar Rp.186.116.000 sangat kuat dugaan dilapangan proyek tersebut melanggar spek.
Baca Lainnya :
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
Bangunan pengembangan dan pengelolaan, saluran irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi sawah dibawah 1 ha membuat kecewa masyarakat petani, seperti diungkapkan Sholeh (47) warga sekitar lokasi.
"Kami sangat menyayangkan pekerjaan saluran irigasi yang dikerjakan serampangan, ini jelas merugikan negara kususnya petani sepanjang alur sungai terganggu sistem pengairan sawahnya," tutur warga.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Sawentar yang pada saat itu Mujianto, pihaknya selaku pejabat Kepala Desa mengaku mengetahui saluran ambrol setelah menerima laporan warga masyarakat.
"Memang benar di desa kami ada bangunan saluran irigasi pekerjaan tahun 2022, saat ini kondisinya sudah ambrol, seperti yang terlihat ini,"ungkap mujianto.
Dialain sisi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar Diky Cubandono melalui Hari Budiono Kepala Bidang SDA Dinas setempat ketika dihubungi media ini di nomor Phonselnya, malui pesan singkat dan telpon maupun pesan singkat WA, Budi terkesan enggan menjawab. Bersambung. ..**(za/mp)















