- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
Diduga Jadi Ajang Bancakan Bangunan Irigasi Bernilai Ratusan Juta di Sawentar Belum Setahun Ambrol

Keterangan Gambar : Foto : proyek saluran irigasi di Desa Sawentar I ambrol.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Diduga menyalahi bestek dan gagal perencanaan bangunan proyek saluran irigasi di Desa Sawentar I ambrol. Dari hasil investigasi media ini pada Rabu (22/08/2023).
Berdasarkan laporan warga terdapat bangunan saluran irigasi belum setahun sudah ambrol, dari hasil cek lokasi dilapangan tim media mendapatkan pekerjaan tersebut benar dalam pasangan dinding putus sepanjang hampir 2 meter dan retak patah disebagian atas tak jauh dari lokasi yang ambrol.
Bangungan dengan nilai kontrak tertanggal SPK 22 Agustus sampai 22 Nopember 2022 dikerjakan oleh CV. Arunika Jaya Kusuma yang berkantor di dusun Sumberagung Desa Gledug Kecamatan Sanankulon dengan. nilai proyek tertera sebesar Rp.186.116.000 sangat kuat dugaan dilapangan proyek tersebut melanggar spek.
Baca Lainnya :
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
Bangunan pengembangan dan pengelolaan, saluran irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi sawah dibawah 1 ha membuat kecewa masyarakat petani, seperti diungkapkan Sholeh (47) warga sekitar lokasi.
"Kami sangat menyayangkan pekerjaan saluran irigasi yang dikerjakan serampangan, ini jelas merugikan negara kususnya petani sepanjang alur sungai terganggu sistem pengairan sawahnya," tutur warga.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Sawentar yang pada saat itu Mujianto, pihaknya selaku pejabat Kepala Desa mengaku mengetahui saluran ambrol setelah menerima laporan warga masyarakat.
"Memang benar di desa kami ada bangunan saluran irigasi pekerjaan tahun 2022, saat ini kondisinya sudah ambrol, seperti yang terlihat ini,"ungkap mujianto.
Dialain sisi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar Diky Cubandono melalui Hari Budiono Kepala Bidang SDA Dinas setempat ketika dihubungi media ini di nomor Phonselnya, malui pesan singkat dan telpon maupun pesan singkat WA, Budi terkesan enggan menjawab. Bersambung. ..**(za/mp)









.jpg)

.jpg)





