- Syukuran dan Ruwahan Digelar di Masjid Hasan Ganie, RT 004 Tirtajaya Rayakan Prestasi Siskamling
- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
Diduga Curi Start Kampanye, Caleg Partai Kuning Akan Dilaporkan ke Bawaslu Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Buntut terjadinya dugaan penyebaran uang saat puncak perayaan Gebyar Kemerdekaan dalam pesta rakyat. Diduga kuat oleh tim sukses calon legislatif (Caleg) dari Partai berwarna kuning, yang digelar Karang Taruna RW 07 Cimone Jaya Sabtu (26/8) malam lalu, menuai Kritikan pedas dari Koordinator Posko Independen Pemilu 2024 Kota Tangerang.
Muhammad Taher, Kordinator Independen Pemilu 2024 Kota Tangerang menegaskan, pihaknya sangat prihatin peristiwa tersebut, adanya kegiatan dari tim sukses yang diduga melakukan curi start dan money politics.
"Saya sangat prihatin pada peristiwa tersebut, apalagi sampai ada penyebaran uang di panggung serta memakai atribut partai berwarna kuning dan diduga menyebarkan uang oleh anaknya caleg yang diketahui sebagai ASN di wilayah Tangerang Selatan," Tegasnya, Selasa (29/8)
Baca Lainnya :
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
Lanjut Taher, dirinya akan menyurati dan melaporkan ke Bawaslu Kota Tangerang. Dengan bukti Video yang tersebar. Ini jelas tidak pantas dikarenakan acara itu pesta kemerdekaan seharusnya Netralitas dalam acara Kemerdekaan.
"Saya akan melaporkan kejadian ini kepada Bawaslu, Dengan bukti video yang tersebar. Bawaslu Kota Tangerang turun tangan, lantaran kegiatan tersebut acara pesta rakyat kemerdekaan bukan pesta partai," pungkasnya.
Sementara itu ditempat terpisah, Ahmad Baehaqi. Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) menuturkan sangat menyayangkan tindakan timses dari partai tersebut.
"Yaitu mengunakan atribut timses partai dan menyebar uang lantaran belum waktunya kampanye," ungkapnya via WhatsApp.
"Jelas bisa melanggar undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, apabila ada laporan maka kita melakukan tindakan sesuai aturan perundangan yang berlaku," tutupnya.(Red/KJK)

















