- PKB Harapkan Pembahasan Ranperda Berjalan Konstruktif demi Tata Kelola Keuangan yang Lebih Baik
- Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
- Fraksi PKB Pertanyakan Penyebab Tingginya SiLPA APBD 2025
- Apresiasi Kinerja Pemkab, Fraksi Aspirasi Rakyat Sampaikan Sejumlah Catatan Strategis
- Soroti SiLPA dan Belanja Daerah, Fraksi Aspirasi Rakyat Minta Evaluasi Menyeluruh
- Fraksi Aspirasi Rakyat Apresiasi WTP, Ingatkan Pentingnya Efektivitas APBD
- Bupati Barito Utara Apresiasi Masukan DPRD dalam Pembahasan APBD 2025 dan PPAS 2027
- Bupati Barito Utara Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
Deg-Degan Lihat Lansia Tangerang Menari di Panggung Wisuda

Keterangan Gambar : Para lansia menari di acara wisuda
MEGAPOLITANPOS.COM, KORA TANGERANG-Ratusan lanjut usia (lansia) mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia di Kota Tangerang pada Rabu (27/8/2025).
Suasana kegiatan berlangsung meriah, karena para wisudawan tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga menampilkan berbagai pertunjukan.
Mulai dari drama hingga tarian energik dibawakan dengan penuh semangat oleh para lansia. Aksi tersebut sempat membuat tamu undangan merasa khawatir, mengingat usia para penampil yang sudah lanjut.
Baca Lainnya :
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Peduli Almamater, IKASMANRA Dorong Mushola SMAN 1 Rajagaluh
- Pintu Tak Terkunci, Pencuri Gondol HP di Majalengka Berakhir Dibekuk
- Hari Jadi ke 702 PPSBB Gelar Kontes Sapi dan Expo Piala Bupati Blitar 2026 Berhadian Ratusan Juta
- MUI Kec Periuk Kampanyekan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah
Meski begitu, pihak penyelenggara telah menyiapkan tenaga medis yang siaga di belakang panggung.
Kehadiran tim kesehatan ini menjadi langkah antisipasi agar acara tetap berjalan aman tanpa kendala.
Fadilah, relawan Rufaidah Humanity Care asal Karawaci, menuturkan keterlibatan relawan kesehatan dilakukan untuk menjaga keselamatan para peserta.
"Ada juga warga dari RW kami yang ikut di sini. Kami diundang sebagai tenaga medis untuk memastikan kegiatan yang diikuti warga RW kami berjalan sesuai dengan yang diharapkan," ungkapnya.
Sementara itu, Nani, salah seorang lansia yang ikut wisuda, mengaku bangga bisa menuntaskan program ini.
"Saya senang sekali bisa ikut wisuda ini. Walaupun usia saya sudah tidak muda lagi, saya ingin tetap produktif, bermanfaat, dan menjalani hidup dengan lebih bermartabat," ujarnya dengan mata berbinar.
Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program strategis yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Menurutnya, pendidikan sepanjang hayat juga menjadi hak para orang tua.
"Sekolah Lansia ini kami rancang agar para orang tua tidak merasa tersisih oleh zaman. Melalui kegiatan belajar, senam, hingga pelatihan keterampilan, mereka tetap bisa mengembangkan diri, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta membangun rasa percaya diri," ungkap Tihar.
Ia menambahkan, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan para lansia, melainkan awal untuk terus berkontribusi.
"Kami ingin menunjukkan bahwa menjadi lansia tidak berarti berhenti berkarya. Dengan program ini, mereka memiliki ruang untuk menyalurkan hobi, berkreasi, sekaligus menambah pengetahuan yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat," katanya.
Dalam momentum wisuda kali ini, Tihar juga menyampaikan target pihaknya untuk membentuk komunitas lansia yang lebih solid di setiap kecamatan. Dengan begitu, kegiatan pascawisuda tetap berjalan dan memberi manfaat berkelanjutan.
"Target kami bukan hanya meluluskan ratusan peserta, tetapi membangun jejaring lansia yang aktif. Kami ingin ada kegiatan rutin, pendampingan kesehatan, serta pengembangan keterampilan agar para lansia benar-benar merasakan hasil dari program ini," jelasnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen menjadikan lansia sebagai bagian penting dari pembangunan sosial.
"Harapan kami, dengan adanya Sekolah Lansia, para orang tua dapat menjalani hari tua dengan sehat, mandiri, dan bermartabat. Masyarakat pun diingatkan bahwa lansia adalah aset yang perlu dihormati dan diberdayakan," tutupnya.(Rilis/Red.)










.jpg)





