Breaking News
- Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Blitar Sanpaikan Pandangan Umum LKPJ Bupati 2025
- Usai Paripurna, DPRD Barito Utara Matangkan Agenda Kerja Maret–April 2026
- Naruk Saritani Apresiasi Peningkatan IPM, Ingatkan Pemerataan Pembangunan
- H. Nurul Anwar Dorong Penguatan Program Pro Rakyat dalam Pembahasan LKPJ 2025
- Parmana Setiawan Cermati LKPJ 2025, Soroti Capaian dan Perlambatan Ekonomi
- Hj. Nety Herawati Ikuti Rapat Paripurna I DPRD Barito Utara, Soroti Pentingnya Evaluasi LKPJ
- H. Parmana Setiawan Hadiri Paripurna DPRD, Fraksi PKB Siap Kawal Pembahasan LKPJ 2025
- DPRD Barito Utara Gelar Rapat Paripurna, Bupati Sampaikan Pengantar LKPJ 2025
- Wartawan Rebahan, Antara Kopi, Kuota, dan Copy-Paste
- Pasca Libur Idul Fitri 2026, Pelayanan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Tetap Optimal
Datangi Warga Jalan Raden Ismail Cideng, Sudin Dukcapil Gelar Layanan Jemput Bola

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Pusat-Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan layanan jemput bola penyesuaian dokumen kependudukan bagi warga yang mengalami penggantian nama jalan di wilayah RT11/RW 04 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Senin(4/7). Lokasi ini terdampak perubahan dari Jalan Buntu (Jalan Biak A) menjadi Jalan Raden Ismail. Kepala Sudin Dukcapil, Rosyik Muhammad mengatakan megapolitanpos, dari delapan lokasi jalan yang namanya diubah terdapat empat jalan yang dihuni warga seperti Tanah Tinggi, Cikini, Senen dan Cideng. "Ada 654 warga yang akan kita ganti KTP, KK dan KIA, kita bertahap, mulai hari ini dan besok kita tuntaskan di Cideng lalu berpindah ke lokasi lainnya," katanya. Rosyik menjelaskan dalam layanan ini warga tidak harus mendaftar ke kelurahan atau PTSP karena para petugas telah membawa dokumen kependudukan yang telah selesai. "Kita door to door langsung menyerahkan, KTPnya kita tukar dengan yang baru, jadi tidak perlu takut harus mengurus lagi kelurahan, semua prosesnya gratis," jelasnya. Sementara itu Ketua RW 04 Kelurahan Cideng Tabrani mengungkapkan pihaknya telah memberikan sosialisasi dan informasi terkait perubahan nama jalan dari Jalan Biak A menjadi Jalan Raden Ismail terhadap warga di RT 11 ini. "Ada delapan KK dan berdasarkan KTP nya kira-kira ada 21 sudah kita sosialisasikan door to door," ungkapnya. Menurutnya perubahan jalan yang menggunakan nama-nama tokoh Betawi Raden Ismail ini membuat nama jalannya menjadi lebih bagus. "Saya tidak masalah karena namanya jadi lebih bagus dan mudah-mudahan dengan perubahan nama jalan ini bisa memudahkan menuju kesini," tandasnya.(Ronald)

















