CV Mata Elang Sidoarjo - PT Tanjung Emas Nusantara Teken MoU dalam Hal Pembelian Hasil Pertanian

By Achmad Sholeh(Alek) 08 Mei 2025, 18:07:04 WIB Nasional
CV Mata Elang Sidoarjo - PT Tanjung Emas Nusantara Teken MoU dalam Hal Pembelian Hasil Pertanian

Keterangan Gambar : CV Mata Elang Sidoarjo yang merupakan badan usaha yang bergerak di bidang pengelolaan tembakau melakukan kerjasama perjanjian dengan PT Tanjung Emas Nusantara


MEGAPOLITANPOS.COM, Sidoarjo- CV Mata Elang Sidoarjo yang merupakan badan usaha yang bergerak di bidang pengelolaan tembakau melakukan kerjasama perjanjian dengan PT Tanjung Emas Nusantara dalam hal pembelian hasil pertanian.


Kerja sama ditandatangani oleh Direktur CV Mata Elang Sidoarjo Dwi Kustantoro dengan Direktur PT Tanjung Emas Nusantara Hendra Trida Setiawan di Sidoarjo, beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya :


PT Tanjung Emas Nusantara merupakan badan usaha yang bergerak di bilang agrobisnis pertanian, perkebunan dan kehutanan serta berkuasa penuh atas kepemilikan tanaman berupa tembakau. PT Tanjung Emas Nusantara juga sebagai pengelola lahan petani, pendamping, penyuluh lapangan (PPL) yang diusahakan pada wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Kedua perusahaan sepakat dan setuju mengadakan perjanjian kerjasama pembelian tembakau yang saling menguntungkan dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat antara lain PT Tanjung Emas Nusantara setuju untuk menjual hasil panen berupa daun tembakau basah atau kering ke CV Mata Elang Sidoarjo," kata Direktur CV Mata Elang Sidoarjo Dwi Kustantoro, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Kedua perusahaan tersebut juga sepakat melakukan kerjasama jual beli hasil kebun tembakau untuk di kemudian hari dilakukan perubahan harga terendah setiap tahun atau menyesuaikan harga pasar. 

CV Mata Elang Sidoarjo mengelola lahan seluas 1.000 hektare yang tersebar di sejumlah daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah, terdiri dari: Jombang kurang lebih 150 Ha yang ditanami tembakau pakpie (rejep), Bojonegoro seluas 200 Ha yang ditanami tembakau virgin (serumpung), Kediri 75 Ha, Tuban 50 Ha, Muntilan 50 Ha, Banjarnegara 75 Ha, Sragen 150 Ha, Blora 150 Ha dan Purwodadi 100 Ha.

Sementara harga tembakau rajang jenis pakpie great A Rp 50.000,-/Kg, great B Rp 40.000,-/Kg.

Tembakau jenis virgin great Adengan harga Rp 55.000,-/Kg dan grear B harga Rp 45.000,-.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026
  • Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

    🕔03:39:35, 11 Mar 2026
  • Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

    🕔09:49:10, 11 Mar 2026
  • DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan

    🕔13:35:15, 09 Mar 2026