- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Bupati Tangerang Tinjau RW 11 Villa Tangerang Elok, Serap Aspirasi Warga Terkait Permasalahan Banjir

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang Tinjau RW 11 Villa Tangerang Elok, Serap Aspirasi Warga Terkait Permasalahan Banjir
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB.TANGERANG-Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi warga RW. 11 Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, Jumat, (14/11/2025).
Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh anggota dewan, Kadis Bina Marga dan SDA Iwan Firmansyah, Kadis Perkim Bambang Sapto, Camat Pasar Kemis, serta Lurah Kuta Jaya mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah yang hadir untuk memastikan pelayanan dan permasalahan masyarakat bisa tertangani dengan baik.
“Saya hadir di sini karena ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada perbedaan, semua warga Kabupaten Tangerang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian. Pemerintah bersama masyarakat harus bergotong royong membangun wilayah ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Dia juga mengapresiasi jajaran perangkat daerah yang sudah melakukan survei awal di lokasi, termasuk pengecekan gorong-gorong yang diduga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan dan banjir.
“Pak Kadis Bina Marga sudah turun langsung melihat kondisi gorong-gorong, untuk memastikan titik permasalahan. Ini menunjukkan komitmen kita untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu kendala di lapangan yang dihadapi adalah adanya bangunan yang berada di atas saluran aliran air. Untuk itu, dia bersama tim teknis terkait, kecamatan dan kelurahan berkomunikasi langsung dengan pemilik bangunan agar proses penanganan dapat segera dilakukan.

“Ini harus cepat kita selesaikan. Jika semua pihak punya niat baik untuk kepentingan umum, insyaAllah akan dimudahkan. Kita ingin banjir berkurang, bahkan kalau bisa tuntas. Ini demi kebaikan warga di sini,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh unsur wilayah, mulai dari kecamatan, kelurahan, RW, RT, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya penanganan dan perbaikan drainase yang akan dilakukan.
Setelah memberikan arahan, Bupati langsung menuju lokasi titik permasalahan untuk meninjau kondisi saluran dan memastikan langkah penanganan yang harus segera diambil.
Ketua RW 11 Villa Tangerang Elok, Dadang Jatmika, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Tangerang di wilayahnya dan menyerap langsung aspirasi warga yang disampaikan
“Alhamdulillah warga bisa menyampaikan langsung kondisi yang terjadi, khususnya ketika hujan deras, kerap terjadi banjir. Karena itu kami mengajukan normalisasi drainase agar permasalahan ini bisa ditangani,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kawasan Villa Tangerang Elok terdiri dari tujuh RW dengan total 54 RT, dan RW 11 merupakan salah satu wilayah terkecil yang terdampak.
"Harapan besar kami, agar program penanganan drainase ini segera direalisasikan sehingga kawasan Elok dapat kembali menjadi lingkungan yang nyaman bagi warga," ujarnya.Jhn

















