- Gabungan Wartawan Akan Layangkan Surat Audiensi ke Kemenkes
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
Bupati Majalengka Alarmkan Lonjakan HIV dan TBC, Kasus Terus Naik

Keterangan Gambar : Dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah di Gedung Yudha Pendopo, Kamis (23/7/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bupati Majalengka H. Eman Suherman membunyikan alarm serius terhadap meningkatnya kasus HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Majalengka. Dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah di Gedung Yudha Pendopo, Kamis (23/7/2026), ia menegaskan penanganan HIV/AIDS, TBC, dan malaria menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Menurut Eman, pembangunan kesehatan merupakan salah satu pilar penting untuk mewujudkan visi Majalengka yang lebih maju. Karena itu, ketiga penyakit tersebut harus ditangani secara serius agar tidak menjadi ancaman bagi kualitas hidup masyarakat dan pembangunan daerah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, kasus HIV/AIDS pada 2024 tercatat 203 kasus, turun menjadi 148 kasus pada 2025. Namun hingga Januari-Mei 2026 telah ditemukan 97 kasus baru, yang menjadi sinyal perlunya langkah penanganan lebih masif.
Baca Lainnya :
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
Sementara itu, angka kasus TBC masih tergolong tinggi. Pada 2024 tercatat 4.464 kasus, meningkat menjadi 4.600 kasus pada 2025. Hingga pertengahan 2026, sudah ditemukan 2.886 kasus.
Untuk malaria, tren kasus menunjukkan penurunan. Pada 2024 terdapat 19 kasus, turun menjadi 9 kasus pada 2025, dan hingga 2026 tercatat 3 kasus.
Dalam arahannya, Bupati Eman menegaskan pemerintah daerah akan memperkuat upaya deteksi dini, pelacakan kasus (tracking), pemeriksaan kesehatan, edukasi masyarakat, serta meningkatkan kepatuhan pengobatan melalui inovasi aplikasi Lajur Pesat yang melibatkan pelajar sebagai agen informasi kesehatan dan testimoni penyintas.
Ia juga menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh program pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi kebijakan Presiden sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Ia menegaskan Indonesia tidak melegalkan LGBT dan meminta seluruh pihak memperkuat langkah pencegahan sesuai regulasi yang berlaku, di samping mengedepankan edukasi kesehatan, deteksi dini, dan penanganan berbasis layanan kesehatan.
"Kita harus serius menangani HIV/AIDS, TBC, dan malaria melalui kerja sama semua pihak agar masyarakat Majalengka semakin sehat dan produktif," tegas Eman.
Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan pengendalian ketiga penyakit tersebut dapat menekan angka penularan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. ** (Agit)



.jpg)











