- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
Bupati Blitar Minta Semua Elemen Kompak Hadapi Tantangan Krisis Pangan dan Energi

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Upacara bendera bertempat di aloon - aloon Kantor Kabupaten Blitar pada Rabu (12/10/22.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Menandai peringatan hari ulang tahun Provinsi.Jawa Timur ke 77, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Upacara bendera bertempat di aloon - aloon Kantor Kabupaten Blitar pada Rabu (12/10/22). Bupati Blitar bertindak selaku Inspektur Upacara yang diikuti Sekda, para asisten, kepala OPD dan seluruh ASN dilingkup Pemkab Blitar.
Bupati Blitar Hj, Rini Syarifah dalam sambutanya mengingatkan kembali dengan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur telah memberikan arahan terkait persiapan untuk menghadapi resesi global yang harus dihadapi.
.jpg)
Baca Lainnya :
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
"Sebagaimana arahan Gubernur Jawa Timur yang banyak memotivasi kepada kita, tentang ancaman resesi ini kita harus benar-benar siap, beliau ada misi dagang, opop yang merupakan gerakan ekonomi luar biasa,"ungkapnya
Rini Syarifah juga mengajak agar semua elemen yang ada akan terus bangkit karena satu hal, yakni Jawa Timur telah mendapat pengakuan paling bagus seluruh Indonesia dalam menata perekonomian .
Mak Rini menyebutkan Pemkab Blitar meraih penghargaan Tim Pengendali Inflansi Daerah terbaik se Jawa Bali dari Menko Perekonomian. Hal ini merupakan salah satu langkah Pemkab Blitar untuk menghadapi masa resesi.

Selanjutnya dalam membacakan sambutan Gubernur, Rini Syarifah sampaikan adanya tindakan nyata untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah dengan Inovasi implementasi praktis dari suatu ide yang baru untuk menyelesaikan persoalan.
"ini menjadi keharusan dalam semangat saat ini,karena pergerakan gagasan, jasa, barang, perdagangan, data dani nformasi antar kota, antar bangsa dan negara adalah keniscayaan ummat manusia. Pada era ketika semua hal bergerak dan tidak ada yang diam, maka komunitas politik negara bangsa atau provinsi dan kota yang sanggup menyatu padukan inisiatif, kolaborasi dan inovasi sebagai daya cipta, dengan mengedepanpan karakter IKI," tandasnya.
Mengapa karakter lKl yang kami kedepankan di tengah khidmat
Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-77. Mengingat kita saat ini
menghadapi zaman dengan tantangan-tantangan yang tidak mudah dan
sifatnya mendunia. Setelah kita baru saja recovery dari tantangan dunia yakni gelombang pandemi covid-19.
"Saat ini yang kita menghadapi adalah ancaman krisis pangan, krisis energi serta krisis keuangan bahkan berpotensi terjadinya resesi dunia, baik akibat Perang Rusia - Ukraina, climate change (perubahan iklim) yang membutuhkan transformasi besar dalam bidang energi yang terbarukan (renewable energy).
Semua hal itu terkait dengan tantangan yang tidak berhentinya waktu demi waktu, kita
perlu melakukan perubahan cara pandang, perubahan cara kerja,
perubahan sikap, perubahan mental dan perubahan aksi,"pungkasnya. (za/mp)















