- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
Bupati Blitar: Petani Milenial Optimalkan Lahan Melalui Teknologi Modern

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Setor pertanian di Kabupaten Blitar sangat luar biasa, selain sumber kekayaan alam yang meliputi sektor perikanan laut dan perikanan budidaya, bidang peternakan, dan lain sebagainya. Kepada para pemuda dan karang taruna diharapkan mampu memberikan kontribusi, siap menjadi generasi milenial memberdayakan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Blitar. Hal ini disampaikan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah dihadapan 40 mantan siswa Polbangtan Malang pada Senin (03/10/22) pada acara Bimtek pendampingan kawasan sentra produksi pangan di ruang pertemuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Blitar.
Acara ini dihadiri oleh DR.Setya Budhi Udrayana S.Pt. MSi. Dirjend Polbangtan wilayah Malang bimbingan tehnis bagi pendamping kawasan sentra produksi pangan Kabupaten Blitar, pada Senin (03/10/22) di ruang pertemuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, setelah pemaparan kepada para mantan siswa ini selanjutkan akan dikirim ke lokasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, dalam hal ini Dinas Pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Ir. Pangan Wawan Widianto - Mou dengan Dirjend pertanian Direktur peningkatan produksi tanaman pangan. Kegiatan pendampingan akan dilakukan selama tiga bulan bisa ditindak lanjuti membangkitkan potensi pertanian yang ada di Kabupaten Blitar. Kegiatan pendampimgan akan dilakukan di tiga Kecamatan, masing - masing Kecamatan Sanankulon, Wonodadi dan Kecamatan Udananwu semua merupakan daerah sentra tanaman cabe.
Baca Lainnya :
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai

"Cabe merupakan tanaman komoditas yang sangat membanggakan, diharapkan budidaya tanaman cabe ini dapat dioptimalkan, dan saya berharap SMK pertanian bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan bisa mengelola sektor pertanian di Kabupaten Blitar," ungkap Wawan.
Sementara itu Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah dalam sambutannya menyampaikan, hari ini kita sudah luar biasa dalam acara ini dihadiri oleh pakar pakar pertanian yang nantinya dapat membimbing kepada generasi milenial.
"Kabupaten Blitar adalah tanah yang subur yang harus diangkat semua potensinya, seperti produk cabe, tanaman holtikultura lainya, Kabupaten pada sektor pertanian sempat memperoleh penghargaan TPID dari Pemerintah pusat, karena semua potensi ini ada di Kabupaten Blitar mampu menjadi penyangga pangan Nasional," tutur Bupati
Dengan dipilihnya tiga kecamatan yang sebagai demplot, diharapkan dari kegiatan bimbingan tehnis dari lembaga tersebut, hasilnya akan memberikan dorongan dan motivasi bagi petani lain di 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar.

"Selain itu kondisi Kabupaten Blitar yang kaya Sumber Daya Alam (SDA) maka kita harus betul betul siap menggunakan tehnologi, generasi milenial dituntut bisa mandiri, menjadi tenaga yang terampil, dengan menggarap semua potensin yang ada, generasi muda Kabupaten Blitar tidak galau dan menjadi urban," pungkas Rini Syarifah.(Za/MP)
















