- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
Bupati Barut Buka Konfercab VII Fatayat NU Tahun 2025

MEGAPOLITANPOS.COM -Muara Teweh– Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Staf Ahli Bupati, bidang politik dan hukum H. Ardian, secara resmi membuka Konferensi Cabang (Konfercab) VII Fatayat NU Barito Utara yang digelar di Aula Dissiptaka Muara Teweh, Minggu (7/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan peran strategis Fatayat NU sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan perempuan muda Nahdlatul Ulama di Barito Utara.
Dia menyatakan organisasi ini memiliki peran penting dalam membentuk perempuan yang berpengetahuan, berakhlak, mandiri, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan sumber daya manusia.
Baca Lainnya :
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Bupati juga menekankan bahwa di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang pesat, Fatayat NU dituntut menjadi garda terdepan dalam memperkuat moralitas, peran perempuan, serta kualitas keluarga dan masyarakat.
Konfercab VII disebut sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan arah organisasi, dan menetapkan kepemimpinan baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan Fatayat NU di daerah tersebut.
Bupati berharap forum ini melahirkan solidaritas, kebersamaan, serta semangat musyawarah antarkader.
Selain itu diharapkan pula Konfercab menghasilkan program-program inovatif yang memperkuat pemberdayaan perempuan, peningkatan kapasitas kader, literasi digital, ekonomi kreatif, dan ketahanan keluarga. Selain itu, kegiatan ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang visioner, amanah, dan berintegritas bagi kemajuan Fatayat NU Barito Utara.
"Kegiatan Konfercab tidak hanya sebagai agenda organisasi, tetapi juga sarana memperkuat kerukunan dan kebersamaan sehingga mampu mendorong Fatayat NU semakin maju, berdaya, dan berprestasi.
(A)

















