- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
- Diwarnai Kontroversi, Penjaringan PAW Kades Jambewangi Disinyalir Tidak Transparan
- Polres Metro Jakarta Pusat Bekuk Pelaku Jambret Ponsel Milik WNA Jerman
Bupati Barut Buka Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup 2025

MEGAPOLITANPIS.COM - Muara Teweh – Perhimpunan Seni Main Kuntau (PSMK) Huma Ije Pakat Kabupaten Barito Utara menggelar Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup Open Regional Kalimantan Tengah Tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Oktober - 2 November 2025, bertempat di Lapangan Voli Yonif 631/Antang Kodim 1013 Muara Teweh.
Festival Kuntau yang pertama di Barito Utara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan Herry Jhon Setiawan, ditandai dengan pemukulan gong, pada Sabtu (01/11/2025).
Baca Lainnya :
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
Ketua Panitia Pelaksana, Ashari Permadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan seni bela diri Kuntau kepada masyarakat luas, baik di tingkat kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.
Menurutnya, melalui festival ini, pengurus PSMK Barito Utara berupaya mengakomodir para praktisi Kuntau Dayak dari berbagai perguruan di Barito Utara dan Kalimantan Tengah.
“Diharapkan kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat, pemerintah, maupun pihak swasta untuk turut berperan dalam menjaga dan melestarikan seni bela diri Kuntau sebagai salah satu kekayaan Budaya Daerah,” ucapny.
DisampIkan pula oleh Ashar bahwa jenis perlombaan yang dipertandingkan dalam Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup Open Tahun 2025 ini meliputi: Jurus Tunggal SD/MI Putra-Putri, Jurus Tunggal SMP/MTs Putra-Putri
Kuntau Kreatif Putra-Putri dan Lawang Sakepeng Putra-Putri
Kegiatan ini diikuti 93 peserta dan official dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, di antaranya:
PSTK Palangka Raya (9 orang)
PSTK Katingan (3 orang)
PSTK Murung Raya (3 orang)
Kuntau Bangkuy Selamat Kambe Palangka Raya (5 orang)
Siwa Awet Sangar Jatang Bartim (11 orang)
PSDKT Tentara Lawung Murung Raya (11 orang)
Mahaga Petak Danum Kotim (6 orang)
Pencak Silat Sendeng 12 Bangkuy Kotim (3 orang)
Sidtinjek Kapuas (3 orang)
Praktisi Kuntau Butong (2 orang)
BFC Seni Main Kuntau Batara (6 orang)
PS. Perisai Kalimantan Teweh Baru (2 orang)
PS. Perisai Kalimantan Teweh Timur (11 orang)
PS. Perisai Kalimantan Lahei Barat (4 orang)
PS. Perisai Kalimantan Gunung Purei (3 orang)
PS. Perisai Kalimantan Pusat (12 orang)
Termasuk 21 orang panitia, total keseluruhan peserta mencapai 114 orang.
Lomba ini juga menghadirkan lima dewan juri, yakni Darwin dan Rey dari Palangka Raya, serta tiga juri dari Muara Teweh.
Dalam sambutan Bupati Barito Utara yang dibacakan oleh Staf Ahli Herry Jhon Setiawan, disampaikan bahwa perlombaan Kuntau bukan sekadar ajang bela diri, melainkan wadah pelestarian budaya dan jati diri masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Barito Utara.
“Kuntau merupakan perpaduan antara seni bela diri dan seni tari yang mengandung unsur keindahan gerak sekaligus teknik pertahanan diri. Kuntau juga dikenal sebagai ilmu bela diri tangan kosong yang telah berakulturasi dengan budaya lokal dan menjadi bagian dari warisan Budaya Bangsa,” jelasnya.
Melalui festival ini, lanjutnya, dapat ditanamkan nilai-nilai luhur seperti keberanian, kedisiplinan, dan kehormatan, serta mempererat tali silaturahmi antar-atlet, pelatih, dan komunitas bela diri.
Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup ini diharapkan dapat menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Nasional maupun Internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat semangat sportivitas dan persaudaraan di bidang olahraga.
Tak lupa disampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Bupati juga berharap agar Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup Open dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkelanjutan.
“Melalui ajang seperti ini, semoga tidak hanya membangun prestasi, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya olahraga, budaya, dan kesehatan,” tutupnya.
Acara pembukaan turut dirangkaikan dengan penyematan pin kepada para tokoh Kuntau dan penampilan pembuka dari Perkumpulan Seniman Kuntau Huma Ije Pakat.
(A)

















