- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Bupati Asahan dan Rombongan Study Tiru Ke Taman Socfindo Conservation

Keterangan Gambar : Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK beserta pengurus dan beberapa OPD, kunjungi Taman Socfindo Conservation di Dolok
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK beserta pengurus dan beberapa OPD, kunjungi Taman Socfindo Conservation di Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, dalam rangka studi tiru pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Sabtu (11/03/2023).
Kepala Riset PT Socfindo Indra Syaputra mengucapkan terimakasih kepada Bupati Asahan beserta rombongan yang menjadikan Taman Socfindo Conservation sebagai tujuan dari studi tiru pengelolaan TOGA.
Indra juga mengatakan Socfindo Conservation didirikan pada tahun 2019 sebagai inisiatif keberlanjutan dari PT Socfin Indonesia, dan diresmikan oleh Menteri BUMN pada tanggal 25 Juni 2021.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
“Proyek utamanya adalah taman obat, sebuah konsep yang dikenal di Indonesia sebagai Toga (Tanaman Obat Keluarga- Family Medicinal Garden). Di sinilah keragaman tumbuhan berpadu dengan pengobatan herbal, dalam tradisi yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia,” jelas Indra.
Sementara, Bupati Asahan H Surya BSc dalam sambutannya juga menyampaikan terimakasih atas sambutan dari Socfindo Conservation. Dan mengatakan tujuan dirinya beserta rombongan datang ke Taman Socfindo Conservation adalah untuk mendapat tambahan wawasan dan informasi tentang pengelolaan TOGA, agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan kualitas kesehatan, baik melalui minuman kebugaran, ramuan untuk gangguan kesehatan ringan, serta konsumsi dalam menjaga imun dan meningkatkan gizi.
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada jajaran TP PKK yang ikut serta dalam studi tiru tersebut, agar dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada TP PKK Kecamatan, Kelurahan/Desa, hingga ke masyarakat.
“Begitu juga kepada OPD yang mengikuti, agar dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat pada hari ini di lingkungan OPD nya masing-masing,” ujar Bupati Asahan.
Selanjutnya, dalam peninjauan ke lokasi TOGA, Ketua Taman Yayasan Socfindo Luluk Williams menyebutkan tujuan Taman TOGA ini dibuat adalah untuk berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati dan budaya Indonesia, dengan mengumpulkan dan menanam tanaman obat, serta mencatat penggunaan dan resep tradisional yang terkait dengan penggunaannya.
“Taman ini juga terbuka untuk umum kepada siapa yang mau belajar untuk lebih mengetahui tentang bagaimana memanfaatkan TOGA secara maksimal,” terangnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan serah terima bingkisan dan cenderamata antara Bupati Asahan, Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan dengan Ketua Taman Yayasan Socfindo. (DS)

















