- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Bupati Asahan dan Rombongan Study Tiru Ke Taman Socfindo Conservation

Keterangan Gambar : Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK beserta pengurus dan beberapa OPD, kunjungi Taman Socfindo Conservation di Dolok
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK beserta pengurus dan beberapa OPD, kunjungi Taman Socfindo Conservation di Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, dalam rangka studi tiru pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Sabtu (11/03/2023).
Kepala Riset PT Socfindo Indra Syaputra mengucapkan terimakasih kepada Bupati Asahan beserta rombongan yang menjadikan Taman Socfindo Conservation sebagai tujuan dari studi tiru pengelolaan TOGA.
Indra juga mengatakan Socfindo Conservation didirikan pada tahun 2019 sebagai inisiatif keberlanjutan dari PT Socfin Indonesia, dan diresmikan oleh Menteri BUMN pada tanggal 25 Juni 2021.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
“Proyek utamanya adalah taman obat, sebuah konsep yang dikenal di Indonesia sebagai Toga (Tanaman Obat Keluarga- Family Medicinal Garden). Di sinilah keragaman tumbuhan berpadu dengan pengobatan herbal, dalam tradisi yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia,” jelas Indra.
Sementara, Bupati Asahan H Surya BSc dalam sambutannya juga menyampaikan terimakasih atas sambutan dari Socfindo Conservation. Dan mengatakan tujuan dirinya beserta rombongan datang ke Taman Socfindo Conservation adalah untuk mendapat tambahan wawasan dan informasi tentang pengelolaan TOGA, agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan kualitas kesehatan, baik melalui minuman kebugaran, ramuan untuk gangguan kesehatan ringan, serta konsumsi dalam menjaga imun dan meningkatkan gizi.
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada jajaran TP PKK yang ikut serta dalam studi tiru tersebut, agar dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada TP PKK Kecamatan, Kelurahan/Desa, hingga ke masyarakat.
“Begitu juga kepada OPD yang mengikuti, agar dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat pada hari ini di lingkungan OPD nya masing-masing,” ujar Bupati Asahan.
Selanjutnya, dalam peninjauan ke lokasi TOGA, Ketua Taman Yayasan Socfindo Luluk Williams menyebutkan tujuan Taman TOGA ini dibuat adalah untuk berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati dan budaya Indonesia, dengan mengumpulkan dan menanam tanaman obat, serta mencatat penggunaan dan resep tradisional yang terkait dengan penggunaannya.
“Taman ini juga terbuka untuk umum kepada siapa yang mau belajar untuk lebih mengetahui tentang bagaimana memanfaatkan TOGA secara maksimal,” terangnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan serah terima bingkisan dan cenderamata antara Bupati Asahan, Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan dengan Ketua Taman Yayasan Socfindo. (DS)
















