Bonus Atlet Tak Kunjung Turun, Pemkot Magelang Hanya Janjikan Beasiswa Bagi Peraih Medali di Porprov Jateng XVI

By Achmad Sholeh(Alek) 19 Sep 2023, 21:40:45 WIB Olahraga
Bonus Atlet Tak Kunjung Turun, Pemkot Magelang Hanya Janjikan Beasiswa Bagi Peraih Medali di Porprov Jateng XVI

MEGAPOLITANPOS.COM, Magelang- Para atlet yang meraih medali emas, perak, maupun perunggu pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVI/2023 lalu, harus menelan pil pahit. 

Bonus berupa sejumlah uang yang mereka idam-idamkan, masih belum mendapat kejelasan. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang hingga saat ini tidak mengalokasikan anggaran untuk bonus para atlet.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Magelang Ali Sobri Sungkar menuturkan, sebetulnya dia sudah mengusulkan bonus atlet tertanggal 9 Juni 2023. Apabila dalam pengusulan itu terjadi keterlambatan sehingga tidak diproses, maka kesalahan sepenuhnya ada pada KONI.

Baca Lainnya :

Tapi, seluruh tahap pengusulan yang dilakukan, sudah benar dan sesuai dengan prosedur melalui Disporapar Kota Magelang. "Tadi Pak Wali sempat menyalahkan saya, 'Kamu kok nggak ngusulke?' Makanya saya langsung buktikan dengan data," ujar Ali di Pendopo Pengabdian, Selasa (19/9).

Ali mengutarakan, usulan bonus itu didasarkan pada besaran pada 2018 lalu. Dulunya, peraih medali emas mendapat Rp 50 juta dan diusulkan Rp 60 juta. Sedangkan peraih medali perak mendapat Rp 25 juta dan diusulkan Rp 30 juta. Serta peraih medali perunggu mendapat Rp 15 juta dan diusulkan Rp 20 juta. Totalnya sekitar Rp 3 miliar.

Usulan bonus itu, kata dia, sudah diterima oleh Disporapar Kota Magelang dan didisposisi kepada wali kota. Dia pun selalu berkomunikasi dengan disporapar.

"Ketika di Pati, kami ditelepon oleh anggota dewan, 'ini kok anggaran tidak dialokasikan untuk penghargaan?'. Kami juga menelepon ketua dewan dan bersedia mengecek arus pengusulan anggaran," jelasnya.

Ternyata, lanjut Ali, angka itu belum diusulkan oleh pemerintah. Para atlet, pelatih, dan KONI pun sudah berharap agar bisa mendapat bonus tersebut. Alih-alih mendapat bonus sesuai usulan, mereka justru harus ditampar oleh kenyataan. Saat pembubaran kontingen Porprov 2023, mereka pulang dengan tangan kosong. Hanya mendapat hadiah dari donatur.

Padahal, mereka pun tidak masalah jika bonus yang diberikan, seperti saat Porprov 2018 lalu. Atau paling tidak, mendekati nominal yang diusulkan. Nyatanya, pemkot hanya menawarkan beasiswa bagi mereka yang berprestasi di bidang olahraga. Termasuk memberikan lapangan pekerjaan bagi atlet yang belum bekerja.

Hanya saja, Ali menilai, jika pemkot hanya memberikan lapangan pekerjaan, para atlet kemungkinan kecil bisa menerimanya. Sebab, bagi mereka, olahraga sudah menjadi bagian dari profesi. "Saya berharap (bonus) minimal sebanding dengan (bonus yang diberikan saat porprov) tahun 2018 lalu," tegasnya.

Jika bonus tak kunjung diberikan hingga akhir tahun, dia akan terus berupaya menjembatani para atlet agar mendapat haknya. Apalagi selama latihan hingga bertanding pada Porprov Jateng 2023, para pelatih dan atlet harus berhutang demi menutup beban pengeluaran.

"Pak wali sudah menyampaikan akan mengundang, entah dengan kami atau atlet melalui disporapar. Tapi, kalau belum ada pertemuan itu, kami akan mengusahakan ada tatap muka untuk menemukan titik terang," bebernya.

Perlu diketahui, pada Porprov Jawa Tengah XVI/2023, kontingen Kota Magelang mampu membawa pulang 63 medali. Dengan rincian, 14 medali emas, 15 medali perak, dan 34 medali perunggu.


Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menegaskan, pemkot tidak memberikan bonus kepada para atlet dalam bentuk uang. Tapi, dalam bentuk pekerjaan dan beasiswa pendidikan. Pemkot sudah menyiapkan Rp 300 juta per tahun untuk 100 siswa yang punya prestasi di bidang olahraga.

Saat hendak berangkat maju porprov, para atlet yang berhasil membawa pulang medali, diberikan pekerjaan atau beasiswa pendidikan. "(Secara pribadi) saya nggak (kasih bonus). Saya tawari ada pekerjaan. Dan itu jujur saja saya tidak pernah menjanjikan bonus. Nanti siapa tahu ada pengusaha yang mau memberikan bonus," katanya




Sementara Gema Sasmita, putra daerah Magelang yang juga aktivis muda dan pemerhati olahraga nasional mengatakan seharusnya kepala daerah harus menghargai jerih payah dan usaha para atlet Kota Magelang, Mereka harus diberikan penghargaan tinggi sebagai pahlawan kota magelang, Pak Walikota harus memberikan kepedulian dan perhatian penuh bagi kemajuan olahraga di kota magelang, "mereka sudah keluar keringat deras berlatih dan bertanding, minimal bonus harus keluar sebelum keringat kering" kata gema yang juga merupakan pengurus pusat KORMI Nasional. 

Lebih jauh kata Gema seharusnya Pemkot Magelang mencontoh Pemkot Salatiga dalam hal pemberian bonus bagi para atlet jangan hanya sekedar janji manis.

"Masa kalah sama Salatiga, Pemerintah Kota Salatiga saja sudah menyiapkan bonus bagi atlet yang berlaga di Porprov XVI 2023 kurang lebih Rp 5 miliar. Kalau 2018 bisa berikan bonus 3,1 miliar ke atlet magelang, masa 2023 bisa mendapat medali lebih banyak malah tidak dapat apa apa, pak wali, tolong perhatikan mereka" tutupnya.

(Reporter: Achmad Sholeh/ Alek)




  • Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng dengan Media

    🕔00:47:18, 05 Feb 2026
  • Manchester United Menang Dramatis, FPL Mansion Sports FC Ajak Fans Jadi Manajer Virtual

    🕔15:42:10, 29 Jan 2026
  • Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif

    🕔18:15:46, 25 Jan 2026
  • Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus

    🕔21:09:27, 25 Jan 2026
  • 38 Atlet Polri dan Ratusan Peraih Prestasi di Sea Games 2025 Dapat Reward dari Kapolri

    🕔13:06:51, 16 Jan 2026