- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis

Keterangan Gambar : Maulana Ariq Abhyasa Ruchiat, siswa SMA Taruna Nusantara yang berhasil mengantongi 15 Letter of Acceptance dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia.
MEGAPOLITANPOS.COM, Magelang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah global. Siswa SMA Taruna Nusantara, Maulana Ariq Abhyasa Ruchiat, berhasil mengantongi 15 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia, sekaligus meraih sejumlah beasiswa internasional bernilai signifikan.
Belasan LoA tersebut berasal dari kampus-kampus unggulan lintas negara, di antaranya McGill University, University of British Columbia (Vancouver dan Okanagan), University of Toronto, University of Utah, University of Minnesota, Oregon State University, George Washington University, hingga Monash University dan University of Adelaide.
Baca Lainnya :
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
Tak berhenti di situ, Ariq juga masih menantikan hasil seleksi dari tujuh kampus top lainnya, seperti Michigan State University, Purdue University, University of Edinburgh, hingga Hong Kong University of Science and Technology.
Tak hanya unggul dalam jumlah penerimaan, putra pasangan Yayat Ruchiat dan Anita Widiyaningrum asal Kota Bogor ini juga sukses meraih berbagai beasiswa internasional.
Di antaranya penghargaan dari University of British Columbia Vancouver sebesar CAD 25.000, University of Minnesota senilai USD 40.000, hingga Oregon State University mencapai USD 64.000, serta beasiswa 50 persen dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.
Capaian ini menjadikan Ariq sebagai salah satu siswa Indonesia dengan penerimaan internasional terbanyak di tingkat sekolah menengah, sekaligus membuktikan daya saing generasi muda Indonesia dalam sistem seleksi global yang sangat kompetitif.
Secara akademik, Ariq dikenal memiliki kemampuan analitis, komunikasi, dan kepemimpinan yang kuat. Ia aktif dalam ajang internasional seperti World Scholar’s Cup dan berhasil meraih medali emas serta perak dalam berbagai kategori, termasuk debat dan penulisan kolaboratif. Ia juga tampil di Tournament of Champions di Yale University.
Di bidang sains, prestasinya juga tak kalah gemilang. Ariq meraih medali perak dalam Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) dan International Applied Chemistry Olympiad (IAChO), menunjukkan konsistensi prestasi lintas disiplin.
Di lingkungan sekolah, ia dipercaya sebagai Kepala Seksi Pembinaan Karakter di SMA Taruna Nusantara serta aktif dalam tim riset ilmiah dan akademik kimia. Pengalaman ini membentuk kemampuan kepemimpinan, kerja tim, dan manajemen waktu yang kuat.
Tak hanya fokus pada akademik, Ariq juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti pendampingan usaha bagi petani perikanan air tawar di Depok dan program edukasi bisnis untuk penyandang disabilitas di Tangerang Selatan. Hal ini mencerminkan kepedulian sosial serta komitmennya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan penguasaan berbagai bahasa asing seperti Inggris, Arab, dan Jerman, Ariq dinilai siap bersaing dan beradaptasi dalam lingkungan global.
Pjs Kepala Humas SMA Taruna Nusantara, Muhammad Ibrahim, menyebut capaian ini sebagai hasil dari sistem pembinaan terarah berbasis standar global.
“Capaian Ariq bukan hanya soal jumlah LoA, tetapi menunjukkan kesiapan sebagai pembelajar global dengan visi, karakter, dan daya juang tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bimbingan Konseling SMA Taruna Nusantara, Jontas Gayuh Panuntun, menegaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Indonesia.
“Program Sekolah Garuda dirancang untuk mencetak lebih banyak talenta seperti Ariq yang mampu bersaing di dunia dan kembali berkontribusi untuk Indonesia,” katanya.
Diketahui, SMA Taruna Nusantara merupakan salah satu sekolah pionir dalam program SMA Unggul Garuda Transformasi, yang diinisiasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia.
Prestasi Ariq menjadi bukti nyata bahwa dengan disiplin, konsistensi, serta dukungan ekosistem pendidikan yang kuat dan adaptif, generasi muda Indonesia mampu bersaing dan bersinar di panggung internasional. (AS/MP).








1.jpg)







