- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
BNI Raih Green Warrior Award di ESG Now Awards 2025

Keterangan Gambar : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih Green Warrior Award dalam ajang ESG Now Awards 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih Green Warrior Award dalam ajang ESG Now Awards 2025. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan BNI menjalankan Program Peningkatan Kesejahteraan Nelayan melalui Regenerasi Hutan Mangrove di Teluk Pangpang, Banyuwangi, yang menjadi salah satu inisiatif unggulan perusahaan dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Program ini melibatkan tokoh lokal (Local Hero) M. Saeroni, yang berperan sebagai penggerak utama dalam pemberdayaan masyarakat pesisir melalui konservasi mangrove. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BNI, masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan mitra strategis untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. "Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BNI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap aspek kegiatan perusahaan, terutama dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Baca Lainnya :
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
Okki menambahkan, pencapaian ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus memperkuat pelaksanaan program-program keberlanjutan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
"BNI akan terus memperkuat implementasi inisiatif keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitarnya," imbuhnya.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) – BNI Berbagi, BNI aktif menggerakkan berbagai inisiatif hijau di berbagai wilayah Indonesia. Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan BNI dalam memperkuat ekosistem keberlanjutan, terutama di wilayah pesisir.
Program regenerasi mangrove di Teluk Pangpang tidak hanya berkontribusi pada restorasi ekosistem pesisir, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. Ekosistem mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut dan burung endemik, serta membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan melalui perbaikan kualitas perairan. Dengan demikian, konservasi mangrove turut mendukung terciptanya ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
Selain kegiatan penanaman dan pemeliharaan mangrove, BNI juga membangun fasilitas pendukung masyarakat seperti sarana air bersih, fasilitas ibadah, dan toilet umum di sekitar kawasan konservasi. Upaya ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan ekowisata berbasis pelestarian alam.
BNI turut melakukan penguatan kapasitas organisasi Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) melalui pelatihan pengelolaan konservasi dan pariwisata berbasis masyarakat, agar kegiatan pelestarian mangrove dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh komunitas lokal.
"Ke depan, BNI berkomitmen untuk memperluas dukungan terhadap proyek-proyek hijau lainnya, termasuk pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, serta pembiayaan ramah lingkungan. Kami ingin menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan," tutup Okki.
Capaian ini mempertegas posisi BNI sebagai salah satu pelopor perbankan nasional yang konsisten mengintegrasikan prinsip ESG dalam strategi bisnisnya. Melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, BNI terus berupaya menjadi katalis bagi perubahan positif menuju ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya tahan di Indonesia. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)


1.jpg)
.jpg)




.jpg)





