- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
BNI Puji Semangat Juang Atlet Muda Indonesia di Final Bulu Tangkis Junior

Keterangan Gambar : Para atlet muda bulu tangkis Indonesia bikin bangga dengan perjuangan gigih mereka di BWF World Junior Mixed Team Championship 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Para atlet muda bulu tangkis Indonesia bikin bangga dengan perjuangan gigih mereka di BWF World Junior Mixed Team Championship 2025. Meski akhirnya harus mengakui keunggulan China di final, skuad muda Tanah Air ini menunjukkan mental baja dan potensi besar yang patut diapresiasi. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pun ikut menyampaikan pujian atas penampilan mereka yang penuh semangat.
Turnamen bergengsi ini berlangsung di National Centre of Excellence, Guwahati, Assam, India, pada Sabtu (11/10/2025). Di partai puncak, tim Indonesia bertemu dengan kekuatan unggulan dari China. Awalnya, mereka sempat kewalahan di set pertama, tapi tak menyerah begitu saja. Moh. Zaki Ubaidillah dan rekan-rekannya bangkit di set kedua, dengan duet Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine yang sempat unggul 9-5 di gim pertama.
Puncak dramanya terjadi di nomor ganda putra. Muhammad Rizki Mubarrok, yang menggantikan Alexius Ongkytama Subagio, berpasangan dengan Raihan Daffa Edsel Pramono. Mereka sukses membalikkan tekanan lawan, Chen Jun Ting/Liu Jun Rong, hingga skor imbang 44-44 setelah tertinggal di awal. Sayang, perjuangan ini tak cukup untuk merebut gelar.
Baca Lainnya :
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo tak henti-hentinya memuji perjuangan para atlet. Ia bilang, semangat pantang menyerah dan sportivitas mereka jadi teladan.
“BNI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet muda Indonesia yang telah berjuang dengan penuh semangat dan sportivitas di ajang bergengsi ini. Mereka menunjukkan potensi besar dan karakter tangguh yang menjadi kebanggaan bangsa,” kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis.
Sebelum ke final, perjalanan skuad muda Indonesia juga penuh gejolak tapi impresif. Di semifinal, mereka singkirkan tuan rumah India. Awalnya tertinggal di dua gim pertama, tapi bangkit lewat kemenangan Zaki Ubaidillah atas Rounak Chouhan. Lalu, pasangan Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine perlebar keunggulan jadi 36-33, amankan set pertama 45-35.
Di set kedua, dominasi Indonesia makin terasa. Kemenangan berturut-turut dari Raihan Daffa Edsel Pramono/Alexius Ongkytama Subagio, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Zaki Ubaidillah bawa skor 27-15. Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine dan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine tutup kemenangan telak 45-21 atas Aanya Bisht/Angel Punera.
Okki menambahkan, prestasi ini jadi inspirasi buat pembinaan bulu tangkis ke depan. Sebagai sponsor resmi PBSI, BNI janji terus dukung talenta muda agar bisa bersaing di level dunia.
“BNI percaya bahwa prestasi para atlet muda ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan dukungan ekosistem olahraga yang baik. Kami akan terus hadir bersama PBSI dalam mencetak generasi emas bulu tangkis Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” ujar Okki.
Keseruan ini bukti regenerasi bulu tangkis Indonesia lagi on track. Semangat juang para pemuda di ajang dunia diharapkan jadi penyemangat buat prestasi lebih besar lagi, bikin nama Indonesia harum di mata internasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

.jpg)


1.jpg)
.jpg)




.jpg)





