- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Beli Gas 3 Kg Pakai KTP di Pangkalan, Warga Akui Ribet

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Program tepat sasaran bagi penyaluran barang bersubsidi gas LPG 3 Kg menggunakan poto copy KTP di pangkalan gas, membuat warga ribet.
Salah satu warga Pangodokan Kelurahan Kuta Bumi Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang mengaku ribet jika pembelian gas 3 Kg harus di pangkalan tidak boleh di tempat pengecer apalagi pakai poto copy KTP.
"Ini jelas sangat merepotkan orang kecil seperti kami ini, sangat ribet apalagi pangkalan gas melon lumayan jauh dari rumah tempat tinggal. kalau belum siap semestinya Pemerintah jangan paksakan," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Ia menambahkan, semestinya sebelum menetapkan program para pihak yang berwenang turun ke masyarakat, apakah tambah menyulitkan masyarakat apa meringankan masyarakat.
"Sebaiknya di kaji dulu sebelum benar-benar di terapkan jangan menjadi program ABS (Asal Babeh Senang) kesulitan masyarakat tidak di pikirkan," ucapnya.
Sementara, salah satu pemili Agen gas LPG 3 Kg di bilangan Jalan Muhamad Toha Nagrak Kota Tangerang mengatakan, para pangkalan gas 3 Kg sering mendapatkan komplain dari konsumen terlebih konsumennya ibu-ibu rumah tangga, enggan membawa poto copy KTP.
"Kaya mau minta aja kita kan beli masa harus ninggalin Poto copy KTP, kalo di kasih tar KTP saya di salah gunakan kaya di TV, TV itu loh," ujar pemilik agen gas 3 Kg menirukan konsumen pembeli gas 3 Kg.
Ia menambahkan, jika pengecer gas 3 Kg di hapus bagaimana warga yang tempat tinggalnya jauh dari pangkalan dan bagaimana dengan nasib Pengecer itu sendiri, otomatis akan mengurangi dar hasil pedagang kecil itu sendiri. ** (Jhn)

















