- Punya Riwayat GERD atau Maag? Ini Checklist Sebelum Minum Apa Pun
- Musrenbang Teweh Baru Digelar, Hj Nety Herawati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Musrenbang Teweh Baru, DPRD Siap Kawal Prioritas Pembangunan 2027
- Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dalam Musrenbang Gunung Timang
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
- H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
- Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar
- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
Baru Jabat Satu Hari, Dandim 0506/Tgr Panen Cabai Bersama KWT

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang -Dalam rangka melanjutkan program Urban farming, Letkol Inf Ary Sutrisno yang baru menjabat satu hari menjadi Dandim 0506/Tgr melakukan panen Cabai dan Pakcoy bersama KWT ( Kelompok Wanita Tani) di Kampung Jimpitan Loh Jinawih Kelurahan Batujaya Kecamatan Batuceper Kota Tangerang, Kami (04/07/2024).
terlihat hadir bersama Dandim 0506/Tgr Pj.Walikota Tangerang Dr.Nurdin, Danramil 02/Batuceper Letkol Inf Rohani, Kadis DKP Kota Tangerang Mudorun, Camat Batuceper H.Mulyani, Camat Neglasari Andika, S. STP, Lurah Batujaya Sulton dan Lurah Karang Anyar.
Dalam sambutannya Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Ary Sutrisno mengatakan, selaku komandan Kodim 0506 Tangerang yang baru serah terima jabatan, merasa bangga bisa hadir di tengah-tengah warga khususnya di Kelurahan Batujaya di Kecamatan Batu Ceper ini.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa

"Di awal pertama penugasan saya di kota Tangerang ini mudah-mudahan ke depan suasana-suara seperti ini bisa kita saling bersama kita Solid di lapangan Bagaimana kita mendukung kebijakan ataupun program pemerintah daerah. Program peningkatan ketahanan pangan ini memang sedang menjadi atensi pimpinan yang kebijakan pemerintah terkait dengan khususnya di lapangan Bagaimana konsep-konsep pemberdayaan ketahanan pangan khususnya kalau di wilayah perkotaannya mungkin lebih kita kenal dengan Urban farming," ujarnya.
Menurutnya, yang namanya pertanian peternakan perikanan itu ada hal yang biasa tetapi kalau sudah di daerah perkotaan mungkin menjadi yang luar biasa.
"Kota Tangerang adalah satu kota penyangga kota metropolitan dengan kata-kata ketahanan Pangan, bisa mengoptimalkan Lahan kosong dan bisa kita manfaatkan secara masif tapi ternyata di sinilah bisa kreatifitas inovasi jadi dalam memberdayakan Urban farming ini khususnya Bagaimana masyarakat ini memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri Walaupun mungkin belum secara sepenuhnya," tambahnya.
'Kita hidup di tengah pemukiman dengan keterbatasan lahan mungkin rumah saja berdempet-dempetan Tidak ada jarak Tetapi bagaimana kebutuhan rumah tangga itu bisa terpenuhi kalau pun ada lebih mungkin bisa dimanfaatkan dijual dan sebagainya nah ini sebenarnya di satu sisi ini adalah program pemerintah dalam peningkatan ketahan pangan khususnya pemberdayaan kebutuhan farming," katanya lagi.
Sementara Pj. Walikota Dr. Nurdin menambahkan, kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Urban farming menjadi menarik karena kita berada di perkotaan dengan lahan yang semakin padat.

"Dalam kondisi yang ada kita masih bisa memanfaatkan lahan yang kita miliki ini dengan hasil yang paling tidak bisa membawa kesejahteraan untuk bersama dengan kita menanam udara menjadi semakin bersih kita sudah berkontribusi untuk mewujudkan program langit biru karena setiap tanaman pasti menghasilkan oksigen ya yang bagus untuk kesehatan berarti sudah dimulai dengan menanam kita sudah bersedekah bersedekah oksigen duluan yang pertama yang kedua sedekah yang menyejukkan pandangan mata sedekah juga melihat yang indah-indah melihat bunga air mata pengantin itu walaupun air mata pengantin tapi indah dengan berbagai tanamannya yang lain ini juga satu sedekah kita membuat warga senang ya melihat masyarakat senang dengan tanaman-tanaman," ucapnya.
"Kita berkontribusi dalam menjaga kebersihan Kota saya dorong terus supaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini bisa terus kita lakukan saya mengatakan orang lain datang tuh dibanding ke kita kemudian menerapkannya di tempatnya menjadi lebih baik dari kita kenapa yang kita sendiri sebagai tempat orang belajar kita tidak memaksimalkannya nah ini kepada dinas LH saya sudah dorong terus supaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini bisa kita lakukan ada proses reduksi sampah yang kita lakukan di Sumber ini beberapa lokasi sudah cukup bagus dan menjadi model ini ya bagaimana integrasi antara pengelolaan sampah pengolahan sampah dari sumber menjadi sumber daya baru di bidang pertanian tadi disampaikan produk-produk dari KWT ini semuanya organik karena pupuknya dihasilkan dari pengolahan sendiri," paparnya pagi. ** (Nan)



.jpg)








.jpg)




