- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
- Hadapi Ketidakpastian Global, Bank Jakarta Percepat Transformasi Digital dan Penguatan Risiko
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
Banjir Terus Meningkat, Pemkab Barito Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kabupaten Barito Utara

Banjir Terus Meningkat, Pemkab Barito Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kabupaten Barito Utara
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Pj Sekda Barito Utara, Drs. Jufriansyah pimpin Rapat Kordinasi ( Rakor) bersama Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir bersama Instansi terkait, bertempat di Aula Setda Barito Utara, Jum'at (19/01/2024)
Rapat Kordinasi yang dihadiri oleh Kabag Ops Polres Barito Utara, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala BMKG, ksat Intel Polres Barito Utara, Camat se Barito Utara dan Kepala Bulog Muara Teweh.
Baca Lainnya :
- Banjir Kembali Merendam Kawasan Permukiman Warga di Kebon Pala, Jakarta
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Akses Jalan Total Persada Periuk Kota Tangerang Masih Lumpuh
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
Dikatakan oleh Jufriansyah, sesuai arahan Pj Bupati Barito Utara, bahwa diadakan Rapat untuk menetapkan status keadaan Darurat Bencana Banjir yang saat ini terjadi di Wilayah Kabupaten Barito Utara, guna mengambil tindakan serta langkah yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.
Dalam rapat tersebut Pj Sekda Barito Utara telah menerima laporan dan masukan dari berbagai pihak, seperti BPBD dan BMKG.
Menurut Laporan dari BPBD bahwa keadaan Banjir yang sudah memasuki hari ke lima saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Menurut Informasi yang diterima ada sejumlah kecamatan yang terendam Banjir antara lain Kecamatan Lahei dan Lahei Barat, Kecamatan Teweh Baru, Kecamatan Teweh Selatan, Kecamatan Montallat, Kecamatan Teweh Tengah dan Gunung Timang, sementara untuk ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter.
"Berdasarkan laporan dan masukan dari berbagai pihak tentang Kondisi Banjir saat ini maka Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Wilayah Kabupaten Barito Utara," ucap Jufriansyah
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Simamora Turahman, melaporkan, "Dari data yang diterima dilapangan, bahwa kondisi air sampai hari ini terus meningkat, dan setelah diadakan Rakor bersama untuk Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan berdasarkan masukan dan laporan yang diterima, maka Pemkab Barito Utara telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Wilayah Kabupaten Barito Utara," ucap Simamora.
"Kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat yang terkena musibah banjir, agar terus tetap waspada, agar tidak terjadi hal - hal yang tidak di inginkan," tutup Kalak BPBD ini.
(Antiani)

.jpg)



.jpg)











