Breaking News
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
Bangkitkan UMKM, Kopwan Intani Desa Bululawang Berdayakan Anggota Potensial

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Untuk membangkitkan para pelaku Usaha Mikro dan Usaha Menengah ( UMKM ), sebagai daya dorong dan sebagai pengungkit saat perekonomian lesu lantaran Covid 19, Pemerintahan desa Bululawang hadir memberikan suport dan dukungan maksimal kepada para pelaku usaha, termasuk didalamnya Koperasi Wanita ( Kopwan ) Intani yang beranggotakan 6 orang.
Mereka telah dibina dan mendapatkan pelatihan kewirausahaan oleh Universitas Wisnu Wardana Malang. Demikian diungkapkan oleh Sutikno Kepala Desa Bululawang Kecamatan Bakung kepada wartawan di Kantornya pada Kamis (21/04/22).
"Kelompok binaan Kopwan intani desa bululawang terus dipacu untuk memulihkan perekonomian, diantaranya dengan kegiatan membatik, dan membuat makanan olahan kripik menjeng," kata Sutikno.
Sementara itu di tengah tengah kegiatan membatik yang diselenggarakan di Balai Desa Bululawang, Ketua Koperasi Wanita (Kopwan) Intani Karyati, mengatakan satu kelompok terdiri atas 6 orang, Kopwan desa Bululawang dusun Kedunggajul Rt 02/ Rw 02 telah mengikuti pelatihan ketrampilan membuat karya seni batik tulis.
"Sejak tahun 2018 itu pula apa yang diajarkan kepada kami oleh anak - anak dari Mahasiswa Universitas Wisnu Wardana Malang langsung kita praktekan. Hasil batik kita pasarkan melalui promosi kegiatan paket wisata," ujar Karyati
Masih ungkap Karyati salah satu produk UMKM binaan Desa Bululawang selain membatik ada pembuatan kripik menjeng dengan krupuk rumput laut, dan saat ini khusus kegiatan membatik pihaknya mengaku mendapatkan pesanan kain batik sebanyak 37 helai dari Dinas Pertanian Kabupaten Blitar.
"Kami membuat jargon batik tulis Trisula Alpukat, namun sekarang ini kami sedang mengerjakan batik tulis Cakra Palah pesanan Disperta 37 helai kain batik, untuk dinas 17 helai, dan untuk seragam Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) sebanyak 20 helai," tuturnya.
Dijelaskan juga oleh perempuan paruh baya ini, berapa harga jual hasil karya batik tulis dijualnya, "Kami menjual hasil karya batik tulis ini mulai dari harga Rp250 ribu hingga Rp300 ribu. Besaran harga selain dipengaruhi oleh kwalitas kain juga bahan cat batik yang dipergunakan, kalau bahanya mahal kami juga harus menyesuaikan," tandasnya.
Disinggung apa kegiatan Kopwan dan anggota binaan selama pandemi, Kopwan Intani vakum kegiatan, dan cenderung tetap bekerja menggarap sawah, dan menjalankan kegiatan arisan dan simpan pinjam.
Sisi lain kegiatan dari Dana Desa Pemerintah desa Bululawang sekarang ini tahun 2022, merencanakan tiga titik kegiataan pembangunan seperti :
1. Pelebaran jalan Rt 02 Rw 01 volume 3 m x 438 m rab. Rp. 88.030.000.
2. Rabat Rt 01 Rw 02 volume 114mx3mx0.15m rab. Rp. 61.661.200
3. Rabat shansheet rt 03 rw 03 volume 50mx3mx0.15m rab rp.34.065.700, pembangunan infrastruktur bertujuan untuk memperlancar roda perekonomian di desa Bululawang.(adv/za/mp)


.jpg)













