- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Babinsa Sertu Giri Utomo Pantau Kondisi Jembatan Roboh Akibat Tergerus Air Sungai

Keterangan Gambar : Babinsa Desa Sukasari Sertu Giri Utomo anggota Koramil 12/Rajeg memonitor langsung kondisi jembatan yang terputus
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Tigaraksa - Babinsa Desa Sukasari Sertu Giri Utomo anggota Koramil 12/Rajeg memonitor langsung kondisi jembatan yang terputus akibat terbawa arus deras air sungai di Kp.Rawa Bolang RT 002/006, Desa Sukasari, Kec Rajeg, Kab.Tangerang, Rabu (28/02/2024).
Jembatan penghubung dua desa yaitu Kp Rawa Bolang dan Kp.Sarakan yang memiliki lebar 2 meter, panjang 25 meter, kondisinya saat ini terputus karena tidak mampu menahan derasnya arus air sungai dan kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.
Dikatakan Sertu Giri Utomo bahwa, keberadaan jembatan ini sangat vital karena jembatan penghubung antara dua kampung tersebut.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
"Ini terjadi karena tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut yang mengakibatkan kerusakan terjadi diakibatkan derasnya air sungai yang mengikis bagian pinggiran jembatan sehingga jembatan itu terbawa arus sungai yang kencang," jelasnya saat memantau dilokasi.
Akibat rusaknya jembatan ini, kata Babinsa, sudah melaporkan ke pihak pemerintahan Tangerang untuk dipugar/diperbaiki kembali dan saat ini jembatan tidak bisa dilalui oleh warga maupun kendaraan.
"Memang kondisi jembatan ini sudah termakan usia sehingga disaat arus deras air sungai datang dengan intensitas tinggi, jembatan tidak mampu untuk menahannya," ungkapnya.
Sebelum adanya perbaikan, Babinsa Sertu Giri Utomo menghimbau kepada warga masyarakat untuk mengambil jalur lain untuk bisa menuju wilayah lainnya. Semoga jembatan ini dapat segera diperbaiki mengingat jembatan ini merupakan akses vital bagi warga yang akan melakukan aktivitas sehari hari," ungkapnya.
(Sumber Kodim 0510/Tigaraksa)











.jpg)





