- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Babinsa Sertu Giri Utomo Pantau Kondisi Jembatan Roboh Akibat Tergerus Air Sungai

Keterangan Gambar : Babinsa Desa Sukasari Sertu Giri Utomo anggota Koramil 12/Rajeg memonitor langsung kondisi jembatan yang terputus
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Tigaraksa - Babinsa Desa Sukasari Sertu Giri Utomo anggota Koramil 12/Rajeg memonitor langsung kondisi jembatan yang terputus akibat terbawa arus deras air sungai di Kp.Rawa Bolang RT 002/006, Desa Sukasari, Kec Rajeg, Kab.Tangerang, Rabu (28/02/2024).
Jembatan penghubung dua desa yaitu Kp Rawa Bolang dan Kp.Sarakan yang memiliki lebar 2 meter, panjang 25 meter, kondisinya saat ini terputus karena tidak mampu menahan derasnya arus air sungai dan kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.
Dikatakan Sertu Giri Utomo bahwa, keberadaan jembatan ini sangat vital karena jembatan penghubung antara dua kampung tersebut.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
"Ini terjadi karena tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut yang mengakibatkan kerusakan terjadi diakibatkan derasnya air sungai yang mengikis bagian pinggiran jembatan sehingga jembatan itu terbawa arus sungai yang kencang," jelasnya saat memantau dilokasi.
Akibat rusaknya jembatan ini, kata Babinsa, sudah melaporkan ke pihak pemerintahan Tangerang untuk dipugar/diperbaiki kembali dan saat ini jembatan tidak bisa dilalui oleh warga maupun kendaraan.
"Memang kondisi jembatan ini sudah termakan usia sehingga disaat arus deras air sungai datang dengan intensitas tinggi, jembatan tidak mampu untuk menahannya," ungkapnya.
Sebelum adanya perbaikan, Babinsa Sertu Giri Utomo menghimbau kepada warga masyarakat untuk mengambil jalur lain untuk bisa menuju wilayah lainnya. Semoga jembatan ini dapat segera diperbaiki mengingat jembatan ini merupakan akses vital bagi warga yang akan melakukan aktivitas sehari hari," ungkapnya.
(Sumber Kodim 0510/Tigaraksa)

















