- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Babinsa Koramil Rajeg Bersama Warga Bangun Jembatan Bambu

Keterangan Gambar : Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan sebagai sarana penyeberangan masyarakat.
Pembuatan jembatan bambu sebagai akses penyeberangan warga masyarakat pedagang dan petani tersebut dibangun di Lingkungan Kampung Rawa Bolang RT 02/06 Desa Sukasari Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/03/2024).
Danramil 12/Rajeg Kapten Arh P Sihotang mengatakan, selama ini akses penyeberangan masyarakat memang menggunakan jembatan bambu, Namun karena sudah mulai lapuk, di ganti menggunakan bambu yang baru.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
"Sesuai laporan Babinsa Sertu Giri Utomo jembatan tersebut sebagai akses masyarakat tani yang akan ke ladang meskipun hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki," katanya.
Karena masih musim kemarau jembatan tersebut segera dilakukan agar memudahkan pengerjaan, karena sungai itu cukup deras ketika musim penghujan.
Terkait yang dilakukan oleh Anggotanya, Kapten Arh P Sihotang mengapresiasi, seperti itulah sejatinya Babinsa selaku aparat kewilayahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Membantu dan memberi solusi kepada masyarakatnya yang membutuhkan.
Dalam pengerjaan jembatan bambu tersebut di monitoring langsung oleh staf desa Kampung Bolang Dulpatah. ** (Nan)











.jpg)





