- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Babinsa Koramil Rajeg Bersama Warga Bangun Jembatan Bambu

Keterangan Gambar : Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Sertu Giri Utomo bersama warga lakukan gotong royong membuat jembatan sebagai sarana penyeberangan masyarakat.
Pembuatan jembatan bambu sebagai akses penyeberangan warga masyarakat pedagang dan petani tersebut dibangun di Lingkungan Kampung Rawa Bolang RT 02/06 Desa Sukasari Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/03/2024).
Danramil 12/Rajeg Kapten Arh P Sihotang mengatakan, selama ini akses penyeberangan masyarakat memang menggunakan jembatan bambu, Namun karena sudah mulai lapuk, di ganti menggunakan bambu yang baru.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
"Sesuai laporan Babinsa Sertu Giri Utomo jembatan tersebut sebagai akses masyarakat tani yang akan ke ladang meskipun hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki," katanya.
Karena masih musim kemarau jembatan tersebut segera dilakukan agar memudahkan pengerjaan, karena sungai itu cukup deras ketika musim penghujan.
Terkait yang dilakukan oleh Anggotanya, Kapten Arh P Sihotang mengapresiasi, seperti itulah sejatinya Babinsa selaku aparat kewilayahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Membantu dan memberi solusi kepada masyarakatnya yang membutuhkan.
Dalam pengerjaan jembatan bambu tersebut di monitoring langsung oleh staf desa Kampung Bolang Dulpatah. ** (Nan)

















