- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Babinsa Koramil 12/Rajeg Monitoring Pembagian BPNT

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Anggota Babinsa Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Koptu Suyanto memonitoring pembagian dan pendampingan bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Pengarengan Kampung Baru Impres RT 020/002 Desa Pengarengan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jum'at (06/12/2024).
Bantuan Pangan Non Tunai berupa pendistribusian cadangan beras dari pemerintah untuk warga masyarakat kurang mampu.

Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Danramil 12/Rajeg Kapten Arh P Sihotang melalui Koptu Suyanto menuturkan bahwa selaku Babinsa melakukan pendampingan pemberian bantuan penyaluran BNPT.
"Bantuan pangan non tunai bantuan tunai tersebut berupa beras 10 Kg," ujarnya.

Lebih lanjut Babinsa menerangkan, masyarakat penerima Bantuan dari Desa Pengarengan sebanyak 1.466 KPM. "Pembagian beras dari pemerintah untuk warga masyarakat kurang mampu tidak lain untuk mensejahterakan rakyat," ungkapnya.
Hadir dalam pendistribusian, Kades Pengarengan Sutia, Sekdes Pengarengan Sahroni, para Kadus, Jaro, RT Desa dan warga penerima manfaat BNT. ** (Nan)
















