- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
Babinsa Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Santri Ponpes Wilayah Kota Tangsel

Keterangan Gambar : Pembinaan dan pendidikan anak santri Ponpes di Kota Tangsel.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pondok Pesantren (Ponpes) masih menjadi salah satu pilihan dalam pembinaan dan pendidikan anak di Kota Tangsel. Hal tersebut terbukti dengan adanya Pondok Pesantren yang tersebar di wilayah Kota Tangsel.
Dengan kondisi tersebut tentunya keberadaan generasi bangsa yang berada di pondok-pondok tersebut perlu mendapatkan perhatian yang sama dengan sekolah-sekolah umum lainnya. Demikian halnya pemberian materi wawasan kebangsaan dari Babinsa Pondok Jaya, Koramil 07/PDA Kodim 0506/Tgr Peltu Subekhan yang juga menembus pondok-pondok tersebut dalam rangka memberikan pembekalan kepada generasi bangsa sekaligus menangkal faham radikalisme dan terorisme.
Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Ali Imran melalui Danramil 07/PDA Kapten Kav Djatman menjelaskan, seperti yang dilakukan oleh Peltu Subekhan Rabu (18/01/2023) yang memberikan materi wawasan kebangsaan kepada puluhan orang santri.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
"Di Ponpes Bahrul Ulum Peltu Subekhan mengajak para santri untuk rajin belajar, menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan pengajar sebagai bekal kelak sebagai generasi penerus bangsa," ujarnya.
Lebih lanjut juga disampaikan bagaimana perkembangan global saat ini ketika penyebaran informasi sudah tidak terbatas dan mampu menembus dunia melalui internet.
"Para santri hendaknya mampu memanfaatkannya secara positif adanya perkembangan tersebut. Hindari konten-konten yang membahayakan dan merugikan diri sendiri, keluarga bangsa dan negara. Jangan mudah percaya isu-isu yang berkembang di dunia maya melalui media sosial. Apalagi yang bersifat menghasut, menghina kelompok tertentu bahkan memprovokasi pada faham radikal maupun terorisme,” urainya. ** (Nan)


.jpg)







.jpg)





