- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
- Puspom TNI Merilis 4 Identitas Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Atasi Inflasi Daerah dan Krisis Pangan Dunia, Walikota Blitar Pelopori KWT Maju Mapan Tanan Umbi - Umbian

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Menghadapi krisis pangan dunia, Indonesia secara masiv harus menggerakan semua sektor penghasil pangan non padi, seperti palawija, jagung, kedelai serta umbi umbian, menangkap sinyalemen krisis pangan dunia setiap daerah melakukan upaya tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mapan jalan Sumba Kelurahan Karangtengah, kelompok tersebut melakukan penanaman umbi - umbian pada Senin (21/11/22). Hadir dalam secara pribadi Walikota Blitar Drs. H.Santoso M.Pd didampingi kepala OPD terkait, Camat Sananwetan dan Kepala Kelurahan setempat, juga ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim.

Walikota Blitar Santoso kepada wartawan mengatakan, kota Blitar terdapat 98 Kelompok Wanita Tani, dari jumlah yang ada telah melakukan demplot proyek menanam cabai.
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
" Di kota Blitar ada 98 Kelompok Wanita Tani, semua kita berdayakan untuk mengatasi inflasi daerah, mereka sudah menanam cabai dan alhamdulillah hasilnya sangat bagus," ujar Santoso.

Dengan pemberdayaan masuarakat didukung oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kota Blitar, setiap kelompok KWT, masih ujar Santoso para kelompok ini diberikan modal berupa bibit untuk ditanam oleh warga KWT.
" Benihnya bermacam macam yang diberikan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan, kalau di Jalan Sumba ini adalah jenis umbi - umbian, ini diharapkan nanti kita tidak kekurangan pangan, karena sudah ada persiapan,"tutur orang nomor satu di Pemkot Blitar ini
Kegiatan gertak penanaman bahan pangan non beras ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, dengan memanfaatkan sejengkal tanah, atau polyback, semua Kelompok KWT bisa saling berbagi benih kepada warga masyarakat lingkungan disekitarnya, sehingga tidak ada sejengkal tanahpun yang nganggur.
"Saya sangat mengapresiasi kepada kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, sehingga bisa menggerakan masyarakat bercocok tanam, kalau ini berhasil sangat luar biasa, masyarakat Kota Blitar siap menghadapi krisis pangan dunia,"pungkasnya. (adv/kmf/za/mp).

















