- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Atasi Inflasi Daerah dan Krisis Pangan Dunia, Walikota Blitar Pelopori KWT Maju Mapan Tanan Umbi - Umbian

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Menghadapi krisis pangan dunia, Indonesia secara masiv harus menggerakan semua sektor penghasil pangan non padi, seperti palawija, jagung, kedelai serta umbi umbian, menangkap sinyalemen krisis pangan dunia setiap daerah melakukan upaya tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mapan jalan Sumba Kelurahan Karangtengah, kelompok tersebut melakukan penanaman umbi - umbian pada Senin (21/11/22). Hadir dalam secara pribadi Walikota Blitar Drs. H.Santoso M.Pd didampingi kepala OPD terkait, Camat Sananwetan dan Kepala Kelurahan setempat, juga ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim.

Walikota Blitar Santoso kepada wartawan mengatakan, kota Blitar terdapat 98 Kelompok Wanita Tani, dari jumlah yang ada telah melakukan demplot proyek menanam cabai.
Baca Lainnya :
- Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
- Direktur YLBH Fajar Trilaksana Ingatkan DPRD Gresik: Pokir Jangan Dijadikan Bancakan
- Lolos Seleksi Penjaringan Tonny Andreas Siap Majukan Prestasi KONI Kota Blitar
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
" Di kota Blitar ada 98 Kelompok Wanita Tani, semua kita berdayakan untuk mengatasi inflasi daerah, mereka sudah menanam cabai dan alhamdulillah hasilnya sangat bagus," ujar Santoso.

Dengan pemberdayaan masuarakat didukung oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kota Blitar, setiap kelompok KWT, masih ujar Santoso para kelompok ini diberikan modal berupa bibit untuk ditanam oleh warga KWT.
" Benihnya bermacam macam yang diberikan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan, kalau di Jalan Sumba ini adalah jenis umbi - umbian, ini diharapkan nanti kita tidak kekurangan pangan, karena sudah ada persiapan,"tutur orang nomor satu di Pemkot Blitar ini
Kegiatan gertak penanaman bahan pangan non beras ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, dengan memanfaatkan sejengkal tanah, atau polyback, semua Kelompok KWT bisa saling berbagi benih kepada warga masyarakat lingkungan disekitarnya, sehingga tidak ada sejengkal tanahpun yang nganggur.
"Saya sangat mengapresiasi kepada kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, sehingga bisa menggerakan masyarakat bercocok tanam, kalau ini berhasil sangat luar biasa, masyarakat Kota Blitar siap menghadapi krisis pangan dunia,"pungkasnya. (adv/kmf/za/mp).

















