- 40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan
- Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang
- Bupati Shalahuddin Dorong Pendidikan Digital SMPN 1 Benangin Terima Laptop dan Starlink
- Pemancangan Tiang Listrik, Bupati Barito Utara Ajak Warga Jaga Fasilitas Bersama
- Akses Listrik Diperluas, Pemkab Barito Utara Dorong Pemerataan Pembangunan Desa
- BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam Sumbar
- Dana Desa 2025 Desa Sangkanhurip Sindang Dilaksanakan Tahun 2026, DPMD Majalengka Memilih Diam
- Direktorat Reserse PPA-PPO dan Layanan Hotline Polri Bakal Diluncurkan, Siap Tangani Laporan KDRT
- Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Dialihkan Dari Lapangan Winodadi, ini Alasannya
- Dari Penggemar K-Pop ke Bintang Film: Langkah Internasional Saskia Chadwick di Korea
Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan

Keterangan Gambar : pengembangan kawasan Kanjuruhan diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan
MEGAPOLITANPOS.COM, Malang, - Kementerian UMKM menyambut positif rencana Arema FC untuk mengelola Stadion Kanjuruhan dan mengembangkan kawasan sekitarnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui skema holding UMKM.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menegaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari konsep industrialisasi olahraga yang selama ini didorong pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Olahraga harus dapat masuk ke sektor industri, menggerakkan ekonomi, dan mengembangkan UMKM. Inisiatif Arema FC menunjukkan bagaimana pengelolaan sarana olahraga dapat membuka peluang pemberdayaan UMKM yang luas dan menghadirkan efek pengganda bagi daerah,” ujar Menteri Maman.
Baca Lainnya :
- Tragedi Kalibata Sisakan Masalah Baru, Pedagang Terdampak Hanya Terima Belasan Juta
- Kementerian UMKM Bentuk Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumatra
- KemenUMKM Tegaskan SMESCO sebagai Rumah UMKM dengan Beragam Layanan Terpadu
- Kementerian UMKM Ajak UMKM dan Platform Digital Optimalkan Potensi Ekonomi Nasional
- Kementerian UMKM Optimistis Capaian Perkuatan Usaha Mikro pada 2025 Jadi Modal Akselerasi
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar transformasi stadion menjadi ekosistem ekonomi dapat berjalan optimal.
Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM, Kemenpora, dan Kemendagri menjadi kerangka kerja penting untuk memastikan bahwa aset olahraga dikelola secara produktif, inklusif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah akan melakukan pendampingan penuh, terutama dalam memastikan pelibatan pengusaha UMKM dalam rantai nilai industri olahraga di Kanjuruhan,” katanya.
Dalam site visit bersama Kemendagri dan Kemenpora pada 10 Desember 2025, pemerintah pusat melihat keseriusan Arema FC dalam menyiapkan rencana pengelolaan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa pengajuan hak kelola ini bukan sekadar kebutuhan klub, melainkan upaya jangka panjang untuk menciptakan pusat ekonomi baru di Malang Raya.
“Kami berkomitmen menjadikan Kanjuruhan sebagai zona ekonomi eksklusif yang melibatkan UMKM lokal, komunitas suporter, dan warga sekitar. Ini bukan hanya soal stadion, tetapi ekosistem yang bisa menumbuhkan ekonomi daerah,” ujar Yusrinal.
Tenaga Ahli Menteri UMKM, Budi Setiawan, yang ikut mendampingi kunjungan, menilai paparan Arema FC sudah komprehensif dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah.
Selain itu, Sekretaris Deputi Bidang Usaha Menengah Fitri Rinaldi menegaskan bahwa optimalisasi aset daerah seperti Kanjuruhan penting untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan memperluas peran pengusaha UMKM dalam industri olahraga.
Pemerintah memandang inisiatif Arema FC memiliki potensi menjadi pilot project nasional untuk model pengelolaan stadion yang mandiri secara finansial, profesional, dan berbasis pemberdayaan UMKM.
Melalui pendampingan program holding UMKM, pengembangan kawasan Kanjuruhan diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan, memperkuat identitas komunitas, dan menjadi contoh transformasi aset publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)








.jpg)




