- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
- Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu Baru, Ini Rekam Jejaknya
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
- Ketua DPRD Majalengka Dorong Perda Miras, Warga Diminta Aktif Melapor
- Kapolres Majalengka Bongkar Modus COD Miras, Warga Diminta Melapor
- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Sekda Minta Jajarannya Bergerak Lebih Cepat!
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Open Turnamen Piala Panglima TNI Atlit PSHT Cabang Kota Blitar Borong 6 Medali Luar Biasa.
- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan

Keterangan Gambar : pengembangan kawasan Kanjuruhan diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan
MEGAPOLITANPOS.COM, Malang, - Kementerian UMKM menyambut positif rencana Arema FC untuk mengelola Stadion Kanjuruhan dan mengembangkan kawasan sekitarnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui skema holding UMKM.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menegaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari konsep industrialisasi olahraga yang selama ini didorong pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Olahraga harus dapat masuk ke sektor industri, menggerakkan ekonomi, dan mengembangkan UMKM. Inisiatif Arema FC menunjukkan bagaimana pengelolaan sarana olahraga dapat membuka peluang pemberdayaan UMKM yang luas dan menghadirkan efek pengganda bagi daerah,” ujar Menteri Maman.
Baca Lainnya :
- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
- Wamen UMKM Helvi Moraza Ungkap 3 Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
- Kementerian UMKM Dorong Pengusaha Perkuat Fundamental Sebelum Menembus Pasar Ekspor
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar transformasi stadion menjadi ekosistem ekonomi dapat berjalan optimal.
Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM, Kemenpora, dan Kemendagri menjadi kerangka kerja penting untuk memastikan bahwa aset olahraga dikelola secara produktif, inklusif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah akan melakukan pendampingan penuh, terutama dalam memastikan pelibatan pengusaha UMKM dalam rantai nilai industri olahraga di Kanjuruhan,” katanya.
Dalam site visit bersama Kemendagri dan Kemenpora pada 10 Desember 2025, pemerintah pusat melihat keseriusan Arema FC dalam menyiapkan rencana pengelolaan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa pengajuan hak kelola ini bukan sekadar kebutuhan klub, melainkan upaya jangka panjang untuk menciptakan pusat ekonomi baru di Malang Raya.
“Kami berkomitmen menjadikan Kanjuruhan sebagai zona ekonomi eksklusif yang melibatkan UMKM lokal, komunitas suporter, dan warga sekitar. Ini bukan hanya soal stadion, tetapi ekosistem yang bisa menumbuhkan ekonomi daerah,” ujar Yusrinal.
Tenaga Ahli Menteri UMKM, Budi Setiawan, yang ikut mendampingi kunjungan, menilai paparan Arema FC sudah komprehensif dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah.
Selain itu, Sekretaris Deputi Bidang Usaha Menengah Fitri Rinaldi menegaskan bahwa optimalisasi aset daerah seperti Kanjuruhan penting untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan memperluas peran pengusaha UMKM dalam industri olahraga.
Pemerintah memandang inisiatif Arema FC memiliki potensi menjadi pilot project nasional untuk model pengelolaan stadion yang mandiri secara finansial, profesional, dan berbasis pemberdayaan UMKM.
Melalui pendampingan program holding UMKM, pengembangan kawasan Kanjuruhan diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan, memperkuat identitas komunitas, dan menjadi contoh transformasi aset publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)

.jpg)






