- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- Kemenkop Dan BP Taskin Bersinergi Lakukan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Permanen Melalui Koperasi
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- Hadiri Kick-Off Porprov XV Jabar 2026 dan Funday, Ini Pesan Ketua DPRD Kota Bogor
- PDAM Tirta Benteng Kunjungi JMSI Kota Tangerang, Perkuat Sinergi dengan Media
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- Tangerang Makin Kondusif! Strategi Babinsa Bikin Pelaku Kejahatan Sempit
Angka Stunting di Bawah Nasional, Kota Tangerang Tuai Apresiasi Mendukbangga Wihaji

Keterangan Gambar : Wihaji, di Kick Off Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Pinang
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kota Tangerang menunjukkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan masyarakat. Angka prevalensi stunting di Kota Tangerang tercatat 11,2% jauh di bawah rata-rata nasional di 19,8%. Dan hal ini, mendapat apresiasi langsung dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Republik Indonesia Wihaji.
Wihaji, di Kick Off Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Pinang menyampaikan, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari efektivitas program percepatan penurunan stunting yang dijalankan Pemkot Tangerang secara kolaboratif dan berkelanjutan.
"Kota Tangerang patut menjadi contoh bagi daerah lain. Angka stunting yang rendah menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan sudah berjalan baik, mulai dari hulu hingga ke tingkat masyarakat,” ungkap Wihaji dalam sesi wawancara.
Baca Lainnya :
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- PDAM Tirta Benteng Kunjungi JMSI Kota Tangerang, Perkuat Sinergi dengan Media
“Kota Tangerang menjadi teladan. Dari 10 anak, hanya satu yang stunting. Ini hasil kerja keras Pak Wali Kota Tangerang dan seluruh tim. Luar biasa,” pujinya.
Berdasarkan data terakhir, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tiga tahun terakhir, pada 2022, Kota Tangerang 11,8%, Provinsi Banten 20% dan nasional 21,6%. Sempat kembali naik di 2023, Kota Tangerang 17,6%, Provinsi Banten 24% dan nasional 21,5%. Kembali turun maksimal di 2024, Kota Tangerang 11,2%, Provinsi Banten 21,1% dan nasional 19,8%
Capaian ini didukung oleh berbagai program strategis seperti edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara intensif.
"Kami terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting serendah mungkin, karena ini menyangkut masa depan generasi kita. Dukungan dari pemerintah pusat tentu menjadi penyemangat bagi kami,” tutur Kepala DP3AP2KB Tihar Sopian di lokasi sama.
Lanjutnya, atas apresiasi ini, Pemkot Tangerang pun akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mempertahankan konsistensi dalam pelaksanaan program penanganan stunting.
"Salah satunya program Genting dari nasional ini, walau kita sendiri sudah melakoni program serupa di tingkat Kota Tangerang melalui OPD sejak beberapa tahun lalu. Semua program akan terus diperkuat untuk menuntaskan kasus stunting," tutup Tihar. ** (Jhn)
















