- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
Anggota DPRD Al Hadi Hadiri Dialog Kerukunan Di Lahei, Sosialisasikan Moderasi Beragama Di Kalangan Pelajar

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara, H. Al Hadi, S.Pd.I menghadiri Dialog Kerukunan dan Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Barut, dilaksanakan Selasa (09/12/2025) bertempat di SMAN1 Lahei
Kegiatan yang diikuti para pelajar dan sebagai upaya memperkuat pemahaman moderasi beragama sejak dini.
dengan mengusung tema Membangun Sekolah Damai Terhadap Peran Siswa Dalam Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama,
Disamping sebagai anggota DPRD, Alhadi juga sebagai Ketua FKUB Barito Utara.
Pada kesempatan tersebut dia menyampaikan pentingnya memperkenalkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah.
Baca Lainnya :
- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
Menurutnya, moderasi beragama adalah fondasi agar masyarakat hidup harmonis, saling menghormati, dan mampu menerima perbedaan dalam bingkai NKRI.
“Moderasi beragama itu bukan mengubah ajaran agama, tetapi mengajak kita untuk bersikap adil, menghargai perbedaan, serta tidak mudah terpancing oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan.
Tujuannya agar kita hidup rukun dan damai dalam keberagaman yang sudah menjadi kekuatan besar Bangsa Indonesia,” ujar nya.
Dia juga menekankan bahwa keberagaman suku, bahasa, dan budaya di Indonesia merupakan anugerah yang harus dirawat bersama.
Kerukunan kata AlHadi, tidak akan tercapai tanpa kesadaran semua pihak, terutama generasi muda, untuk menjaga toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Indonesia ini diberkahi keberagaman adat, budaya, dan keyakinan. Justru perbedaan itu yang membuat bangsa kita kuat. Kita harus bangga dan menjaganya agar tetap damai, saling menghormati, dan bisa hidup berdampingan tanpa konflik,” tuturnya mengakhiri.
Dengan dilaksanakannya kegiatan dialog ini diharapkan dapat memperluas wawasan para pelajar mengenai pentingnya toleransi dan peran mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang damai serta bebas dari konflik berlatar belakang perbedaan keyakinan.
(A)












