- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Anggota Dewan PDI-P Sumarti, S.IP., M.IP : Gedung MUI Periuk Sudah Tidak Layak, Harus Segera Direhab

Keterangan Gambar : Sumarti anggota Dewan PDI Perjuangan
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG- Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Sumarti, S.IP., M.IP mendesak agar rehabilitasi gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Periuk segera dilaksanakan dalam kunjungannya, Senin (14/7/2026) di Gedung MUI Periuk. Menurutnya, kondisi fisik bangunan saat ini sudah tidak layak lagi untuk digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan diskusi ulama.
Dalam kunjungannya ke lokasi, Sumarti menyoroti sejumlah kerusakan yang terjadi pada struktur bangunan, dan sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua MUI Periuk yang baru KH.Muhammad Yasin.S.Pd. "Berdasarkan pengamatan kami di lapangan, gedung MUI Periuk memang sudah sangat memprihatinkan. Atap bocor, pager rusak, dinding retak, hingga fasilitas sanitasi yang rusak membuat para pengurus dan jamaah merasa kurang nyaman dan aman saat beraktivitas," ujarnya
Sebagai wakil rakyat dari Dapil 5 yang mencakup wilayah Periuk, Sumarti menegaskan bahwa perhatian terhadap sarana prasarana keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawabnya. Ia berkomitmen akan memperjuangkan alokasi anggaran atau mendorong dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perkim, untuk memprioritaskan perbaikan gedung tersebut.
Baca Lainnya :
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
"Gedung MUI Periuk bukan sekadar bangunan fisik, tapi simbol keberadaan umat Islam di Kecamatan Periuk ini. Jika kondisinya sudah tidak layak, maka fungsi sosial dan dakwahnya juga akan terganggu. Kami tidak ingin melihat tempat berkumpulnya para ulama justru dalam keadaan terbengkalai," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak MUI Kecamatan Periuk, Ketua MUI Periuk yang baru KH.Muhammad Yasin.S.Pd menyambut positif aspirasi dari anggota dewan. Ketua MUI Periuk berharap desakan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan realisasi proyek rehabilitasi, mengingat gedung tersebut merupakan aset vital bagi pembinaan umat di wilayah setempat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Anggita Sumarti atas perhatiannya. Semoga ini menjadi awal dari perbaikan total sehingga MUI Periuk bisa kembali berfungsi maksimal sebagai rumah kedua bagi para ulama dan masyarakat," pungkasnya.
Rencananya, Dinas Perkim Kota Tangerang telah menyiapkan jadwal pengerjaan rehabilitasi yang diharapkan dapat dimulai dalam waktu dekat guna mengatasi keluhan ketidaklayakan gedung tersebut. (Has)

















