- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Aksi Mahasiswa Jilid 3, Mahasiswa Sebut Pemkab Tangerang Tidak Bertanggung Jawab

Keterangan Gambar : Mahasiswa yang tergabung dalam SOMASI saat melakukan aksi unjuk rasa maraknya pelanggaran Perbup No.12 THN 2022
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Solidaritas Mahasiswa Demokrasi (SOMASI) bersama masyarakat melakukan aksi jilid 3 di jalan Raya Tanjung Pasir, Teluknaga kab. Tangerang pada Rabu, (27/09/2023).
Diketahui bahwa aksi hari ini merupakan ke 3 kalinya yang dilakukan oleh SOMASI dalam menyikapi maraknya pelanggaran Perbup no 12 tahun 2022.
Sebelumnya SOMASI berupaya melakukan upaya dialog dengan PJ Bupati Tangerang di Kantor Pemda Tigaraksa kab. Tangerang. Namun, mahasiswa tidak dapat bertemu dengan petinggi daerah tersebut dan memutuskan untuk aksi di tempat.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
Koordinator Aksi Kholid Safei mengatakan bahwa, upaya dialogis belum diterima dengan baik oleh PJ Bupati. "Maka kami aksi di tempat sebagai bentuk kekecewaan masyarakat ". Kata Koordinator Aksi.
Lebih lanjut peserta aksi terdiri dari mahasiswa, pelajar, pemuda dan masyarakat setempat.
"Ada masyarakat, pelajar, pemuda dan mahasiswa. Kami solid dan akan mengawal Korban". Ungkapnya.
Masih di lokasi yang sama, Yanto Humas SOMASI menuturkan bahwa aksi ditutup dengan do'a dan Takziah ke rumah korban.
"Aksi ke 3 ini kami tutup dengan Do'a bersama untuk korban yang meninggal. Juga melakukan takziah ke rumah keluarga sebagai bentuk persaudaraan. " Pungkasnya.
Terakhir, mahasiswa menyayangkan belum adanya tuntutan yang dipenuhi oleh penangungjawab. Bahkan diketahui, pihak pemerintah setempat belum ada yang memberikan santunan. Tutupnya.Jhn

















