- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
Aksi Mahasiswa Jilid 3, Mahasiswa Sebut Pemkab Tangerang Tidak Bertanggung Jawab

Keterangan Gambar : Mahasiswa yang tergabung dalam SOMASI saat melakukan aksi unjuk rasa maraknya pelanggaran Perbup No.12 THN 2022
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Solidaritas Mahasiswa Demokrasi (SOMASI) bersama masyarakat melakukan aksi jilid 3 di jalan Raya Tanjung Pasir, Teluknaga kab. Tangerang pada Rabu, (27/09/2023).
Diketahui bahwa aksi hari ini merupakan ke 3 kalinya yang dilakukan oleh SOMASI dalam menyikapi maraknya pelanggaran Perbup no 12 tahun 2022.
Sebelumnya SOMASI berupaya melakukan upaya dialog dengan PJ Bupati Tangerang di Kantor Pemda Tigaraksa kab. Tangerang. Namun, mahasiswa tidak dapat bertemu dengan petinggi daerah tersebut dan memutuskan untuk aksi di tempat.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Koordinator Aksi Kholid Safei mengatakan bahwa, upaya dialogis belum diterima dengan baik oleh PJ Bupati. "Maka kami aksi di tempat sebagai bentuk kekecewaan masyarakat ". Kata Koordinator Aksi.
Lebih lanjut peserta aksi terdiri dari mahasiswa, pelajar, pemuda dan masyarakat setempat.
"Ada masyarakat, pelajar, pemuda dan mahasiswa. Kami solid dan akan mengawal Korban". Ungkapnya.
Masih di lokasi yang sama, Yanto Humas SOMASI menuturkan bahwa aksi ditutup dengan do'a dan Takziah ke rumah korban.
"Aksi ke 3 ini kami tutup dengan Do'a bersama untuk korban yang meninggal. Juga melakukan takziah ke rumah keluarga sebagai bentuk persaudaraan. " Pungkasnya.
Terakhir, mahasiswa menyayangkan belum adanya tuntutan yang dipenuhi oleh penangungjawab. Bahkan diketahui, pihak pemerintah setempat belum ada yang memberikan santunan. Tutupnya.Jhn







.jpg)








