- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
Aksi Mahasiswa Jilid 3, Mahasiswa Sebut Pemkab Tangerang Tidak Bertanggung Jawab

Keterangan Gambar : Mahasiswa yang tergabung dalam SOMASI saat melakukan aksi unjuk rasa maraknya pelanggaran Perbup No.12 THN 2022
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Solidaritas Mahasiswa Demokrasi (SOMASI) bersama masyarakat melakukan aksi jilid 3 di jalan Raya Tanjung Pasir, Teluknaga kab. Tangerang pada Rabu, (27/09/2023).
Diketahui bahwa aksi hari ini merupakan ke 3 kalinya yang dilakukan oleh SOMASI dalam menyikapi maraknya pelanggaran Perbup no 12 tahun 2022.
Sebelumnya SOMASI berupaya melakukan upaya dialog dengan PJ Bupati Tangerang di Kantor Pemda Tigaraksa kab. Tangerang. Namun, mahasiswa tidak dapat bertemu dengan petinggi daerah tersebut dan memutuskan untuk aksi di tempat.
Baca Lainnya :
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
Koordinator Aksi Kholid Safei mengatakan bahwa, upaya dialogis belum diterima dengan baik oleh PJ Bupati. "Maka kami aksi di tempat sebagai bentuk kekecewaan masyarakat ". Kata Koordinator Aksi.
Lebih lanjut peserta aksi terdiri dari mahasiswa, pelajar, pemuda dan masyarakat setempat.
"Ada masyarakat, pelajar, pemuda dan mahasiswa. Kami solid dan akan mengawal Korban". Ungkapnya.
Masih di lokasi yang sama, Yanto Humas SOMASI menuturkan bahwa aksi ditutup dengan do'a dan Takziah ke rumah korban.
"Aksi ke 3 ini kami tutup dengan Do'a bersama untuk korban yang meninggal. Juga melakukan takziah ke rumah keluarga sebagai bentuk persaudaraan. " Pungkasnya.
Terakhir, mahasiswa menyayangkan belum adanya tuntutan yang dipenuhi oleh penangungjawab. Bahkan diketahui, pihak pemerintah setempat belum ada yang memberikan santunan. Tutupnya.Jhn



.jpg)













