- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Aksi Getok Tarif Parkir di Lokasi Objek Wisata, Diserukan Agar Tidak Memasang Tarif Seenaknya

Keterangan Gambar : Ilustrasi.net
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai aksi pemungutan tarif tidak wajar alias getok tarif parkir di kawasan objek wisata Lembang, KBB, Jawa Barat (Jabar), selama masa libur Lebaran 2024. Pasalnya, warga kerap menyediakan kantong parkir untuk menampung kendaraan yang tidak bisa masuk ke objek wisata di Lembang karena parkiran penuh.
Dalam situasi inilah rawan terjadi getok tarif parkir. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, telah melakukan sejumlah upaya.
"Soal marak getok parkir di Lembang, saya sudah perintahkan camat dan kepala desa untuk berkoordinasi menyediakan kantong parkir," kata Arsan, Jumat (12/4/2024), dikutip dari TribunJabar.com. Karena menurutnya, aksi getok tarif parkir bermula dari sedikitnya lahan parkir yang tersedia sehingga memunculkan kantong parkir yang dikelola warga.
Baca Lainnya :
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
"Maka dari itu, selain pemerintah menyiapkan kantong parkir, petugas juga harus aktif, jangan cuma diam di posko," ujar Arsan. Dia menegaskan, tidak boleh ada lagi aksi getok parkir di Lembang agar para wisatawan yang datang dapat merasa aman dan nyaman menikmati masa libur Lebaran 2024.
"Jangan sampai wisatawan ke Lembang itu merasa tidak aman dan tidak nyaman. Jadi, (antisipasi) sudah kita persiapkan semuanya," ucap Arsan.
Warga boleh buka kantong parkir Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung Barat, Fauzan Azima menyampaikan bahwa warga tetap diizinkan membuka kantong parkir bagi para wisatawan dengan memanfaatkan halaman atau garasi rumahnya.
Akan tetapi, dia menyerukan agar warga tidak memasang tarif parkir tidak wajar. Kalau pun lebih mahal, lanjutnya, warga diminta memasang papan pemberitahuan tarif parkir di tempatnya.
"Jangan mentang-mentang warga lokal, kemudian bisa seenaknya memasang tarif parkir yang tidak sewajarnya," pungkasnya.





.jpg)











