- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
Aksi Getok Tarif Parkir di Lokasi Objek Wisata, Diserukan Agar Tidak Memasang Tarif Seenaknya

Keterangan Gambar : Ilustrasi.net
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai aksi pemungutan tarif tidak wajar alias getok tarif parkir di kawasan objek wisata Lembang, KBB, Jawa Barat (Jabar), selama masa libur Lebaran 2024. Pasalnya, warga kerap menyediakan kantong parkir untuk menampung kendaraan yang tidak bisa masuk ke objek wisata di Lembang karena parkiran penuh.
Dalam situasi inilah rawan terjadi getok tarif parkir. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, telah melakukan sejumlah upaya.
"Soal marak getok parkir di Lembang, saya sudah perintahkan camat dan kepala desa untuk berkoordinasi menyediakan kantong parkir," kata Arsan, Jumat (12/4/2024), dikutip dari TribunJabar.com. Karena menurutnya, aksi getok tarif parkir bermula dari sedikitnya lahan parkir yang tersedia sehingga memunculkan kantong parkir yang dikelola warga.
Baca Lainnya :
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
"Maka dari itu, selain pemerintah menyiapkan kantong parkir, petugas juga harus aktif, jangan cuma diam di posko," ujar Arsan. Dia menegaskan, tidak boleh ada lagi aksi getok parkir di Lembang agar para wisatawan yang datang dapat merasa aman dan nyaman menikmati masa libur Lebaran 2024.
"Jangan sampai wisatawan ke Lembang itu merasa tidak aman dan tidak nyaman. Jadi, (antisipasi) sudah kita persiapkan semuanya," ucap Arsan.
Warga boleh buka kantong parkir Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung Barat, Fauzan Azima menyampaikan bahwa warga tetap diizinkan membuka kantong parkir bagi para wisatawan dengan memanfaatkan halaman atau garasi rumahnya.
Akan tetapi, dia menyerukan agar warga tidak memasang tarif parkir tidak wajar. Kalau pun lebih mahal, lanjutnya, warga diminta memasang papan pemberitahuan tarif parkir di tempatnya.
"Jangan mentang-mentang warga lokal, kemudian bisa seenaknya memasang tarif parkir yang tidak sewajarnya," pungkasnya.

















