- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Akibat Tongsor di Bumurejo Kesamben Kabupaten Blitar, 1 Orang Luka dan 3 dalam Pencarian Tim SAR

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Isak tangis dan duka mewarnai warga korban bencana tanah longor terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, akibat bencana tanah longsor ini 1 orang mengalami luka-luka dan 3 orang lainnya masih dinyatakan hilang atau dalam proses pencarian.
Kejadian tanah longsor ini terjadi pada Minggu (30/6/24) sekira pukul 16.00 WIB. Satu warga yang terluka tersebut bernama Anto (23), sedangkan 3 warga yang hilang yakni Gunawan, Jarianto, dan Mugiono.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengatakan, selain melukai seorang warga dan 3 lainnya yang hilang. Bencana tanah longsor ini juga merusak sebuah kandang ayam milik Gunawan yang berada di lokasi kejadian
Baca Lainnya :
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
"Menimpa kandang ayam pedaging yang dilokasi tersebut terdapat 3 (tiga) pekerja kandang dan tertimpa tanah longsor," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto dalam keterangannya. Minggu, (30/6/24).
Ivong mengatakan saat ini pihak BPBD dan juga TNI-Polri masih berupaya melakukan proses pencarian terhadap 3 korban yang dinyatakan hilang. Tim gabungan juga telah memulai proses evakuasi terhadap bencana tanah longsor ini.

"BPBD Kabupaten Blitar menurunkan 20 personel dengan peralatan lengkap dan melaksanakan koordinasi dengan lintas sector (TNI, POLRI dan BASARNAS) terkait dengan pencarian korban yang masih timbun material longsor," ungkapnya.
Sementara itu, Ivong menambahkan, tim gabungan juga telah membersihkan material-material pasca bencana tanah longsor ini. Proses pembersihan pun memggunakan alat berat maupun manual dari tim gabungan.
"Melakukan pembersihan material tanah longsor, melakukan pencarian korban dengan alat manual dan alat berat, bantuan 1 (satu) alat berat masih dalam perjalanan ke lokasi," pungkasnya. (za/mp)
















