- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
232 Atlet dari 15 Negara Siap Berlaga di wondr by BNI Indonesia Masters 2025

Keterangan Gambar : Sebanyak 232 atlet dari 15 negara dipastikan tampil pada wondr by BNI Indonesia Masters 2025 yang digelar di GOR PBSI Sumatera Utara, Medan, 21–26 Oktober 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Sebanyak 232 atlet dari 15 negara dipastikan tampil pada wondr by BNI Indonesia Masters 2025 yang digelar di GOR PBSI Sumatera Utara, Medan, 21–26 Oktober 2025. Turnamen berstatus BWF World Tour Super 100 ini memperebutkan total hadiah USD 110.000 (sekitar Rp1,8 miliar) dan menjadi panggung penting bagi pebulutangkis muda mengumpulkan poin peringkat dunia.
Ajang tahun ini diikuti wakil dari Indonesia, Malaysia, China, Jepang, Thailand, Makau China, India, Korea Selatan, Chinese Taipei, Polandia, Sri Lanka, Amerika Serikat, Australia, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Kehadiran peserta lintas benua menegaskan daya tarik Indonesia sebagai tuan rumah turnamen internasional sekaligus memperkaya kompetisi di lima nomor.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan, dukungan BNI melalui platform wondr by BNI merupakan bagian dari komitmen perseroan membangun ekosistem bulu tangkis nasional.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
"Bulu tangkis menyatukan bangsa dan mengharumkan Indonesia di dunia. BNI ingin berperan aktif mencetak generasi muda berprestasi serta menjaga keberlanjutan pembinaan dari level usia dini hingga kelas dunia," ujar Okki.
Okki menambahkan, di luar dukungan untuk turnamen internasional di Medan, BNI juga terlibat pada sejumlah kejuaraan nasional di berbagai kota untuk memperkuat jalur pembinaan dan memperluas basis atlet. Strategi ini diharapkan berdampak pada meningkatnya kualitas kompetisi domestik dan kesempatan atlet muda menapaki jenjang yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana Armand Darmadji menyebut Medan kembali dipercaya PBSI dan BWF menjadi tuan rumah setelah sukses menggelar Xpora Indonesia International Challenge 2023 dan BNI Indonesia Masters 2023.
"Super 100 di Medan menjadi panggung krusial bagi atlet muda Indonesia untuk menambah poin BWF dan jam terbang sebelum naik ke level Super 300 atau lebih tinggi," kata Armand.
Dari sisi penyelenggaraan, Super 100 kerap menjadi batu loncatan bagi pemain pelapis dan junior untuk menantang unggulan regional, sekaligus mematangkan mental bertanding di atmosfer turnamen internasional. Persaingan ketat di babak awal biasanya menghadirkan kejutan, mengingat selisih kualitas antarpemain relatif tipis.
Tiket wondr by BNI Indonesia Masters 2025 mulai dijual sejak hari pertama turnamen berlangsung. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp30.000 hingga Rp60.000, dan dapat dibeli setiap hari pada saat tiket box dibuka sebelum pertandingan dimulai.
Dengan komposisi peserta yang merata dan dukungan penuh dari BNI, wondr by BNI Indonesia Masters 2025 diharapkan tidak hanya menyuguhkan pertandingan berkualitas, tetapi juga memperkuat pembinaan berkelanjutan bulu tangkis Indonesia serta menggerakkan ekonomi lokal melalui sport tourism di Medan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)











