- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
- Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Pemkab Barut Dan BNNP Kalteng Gelar Audensi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- Hotel 88 Batu Licin Resmi Hadir Februari 2026: Pilihan Utama Menginap di Pusat Bisnis Tanah Bumbu
- Edukasi Robotika Sejak Dini Dimulai di SDN 01 Menteng
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- Kemenkop Dan BP Taskin Bersinergi Lakukan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Permanen Melalui Koperasi
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Warga Permata Resah Rencana Pembangunan Gedung Sekolah

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Warga RW 20 dan warga RW 22 Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang mengaku resah rencana pembangunan gedung sekolah. Pasalnya lokasi tanah yang akan di bangun gedung sekolah tersebut merupakan danau untuk penampungan air saat musim hujan.
Lokasi tanah tersebut persis di belakang perumahan Permata yang selama ini menjadi tandon air seluas satu hektar lebih dan rencana akan di bangun gedung sekolah seluas 6.000 meter persegi.
Ali Ketua RT 05/22 Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Rabu (1/1/2025) merasakan keresahan rencana pembangunan gedung sekolah tersebut lantaran dirinya khawatir jika di bangun gedung pastinya air akan mengalir ke rumah warga dan banjir pasti melanda.
Baca Lainnya :
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- HPN 2026 Jadi Titik Kebersamaan, Puluhan Jurnalis Majalengka Turun ke Kolam Pancing
"Gimana ga banjir pak belum ada bangunan aja air masih tumpah ke rumah warga saat musim hujan, danau tidak bisa menampung, karena kalau hujan air dari perumahan Puri Agung mengalir ke danau ini," katanya.
Ia menambahkan, semestinya pemerintah melihat dulu cek ricek terkait lingkungan yang akan di bangun walaupun baru perencanaan. "Infonya sih lahan tersebut sudah dilakukan tahap pembayaran tinggal pelunasannya aja," ujarnya.
"Kami bukan menolak program pemerintah terkait pendidikan, tapi yang bener aja membangun sekolah di danau tempat pembuangan air, pembangunan gedung sekolah tersebut katanya sih buat Sekolah Dasar (SD)," tambahnya.
Merasakan yang sana, salah satu warga Desa Gelam Jaya merasa khawatir rencana pembangunan sekolah SD tersebut. "Gimana tidak khawatir pak orang tempat tinggal saya persis dengan perbatasan danau tersebut yang setiap saat air bisa masuk ke rumah jika turun hujan, apalagi ada bangunan nanti," keluhnya dengan cemas.
Sementara Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (Barata) Ali Farham meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang mengkaji ulang terkait perencanaan pembangunan gedung SD di atas penyimpanan air.
"Semestinya pihak Pemerintah melakukan pengecekan lahan yang akan di jadikan gedung pendidikan, layak tidaknya harus benar - benar di kaji, jangan sampai merugikan warga sekitar, terlebih tempat tersebut sebagai penampungan air hujan," katanya. ** (Nan)



.jpg)













