Breaking News
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
- Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Transfer
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Kapolda PMJ Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta
- Tutup Rakor Karhutla di Teweh Selatan, Bupati Shalahuddin Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Cepat
Warga Diterkam Buaya, Dua Malam Hilang. Ditemukan Dalam Kondisi Begini

MEGAPOLITANPOS. COM (Pulang Pisau) - Seorang warga pekerja kayu galam diterkam buaya pemangsa di Sungai Sebangau. Setelah melakukan penyisiran, warga dan aparat gabungan dari Polsek, BPBD dan BKSDA akhirnya korban diterkam Buaya di DAS Sebangau akhirnya ditemukan, Sabtu, 15 Januari 2022 Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono melalui Kapolsek Sebangau Kuala, Iptu Suwanto membenarkan penemuan jazad tersebut, sekitar pukul 10.00 WIB di alur DAS Sebangau, Desa Panduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Kondisi jazad korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak utuh lagi dan lengan korban sebelah kiri hilang. Demikian juga bagian tubuh ada luka gigitan. Korban yang diketahui bernama Samsul berusia 17 tahun sudah dibawa pihak keluarga ke Marabahan, Provinsi Kalimantan Selatan. Kejadian korban diterkam Buaya tersebut bermula pada Kamis, 13 Januari 2022 sekira jam 15.00 WIB, korban bersama tiga rekan kerjanya sedang berada di dalam sungai DAS Sebangau. Saat itu mereka sedang menaikkan kayu Galam di atas lokdek depan bandsaw. Pada saat memasang tali untuk menaikan galam, tiba-tiba buaya sepanjang lima meter menerkam korban dari belakang dan menyeret korban ke tengah Sungai Sebangau. Warga kemudian melakukan penyisiran untuk pencarian korban dengan menggunakan kelotok dan alkon. Demikian juga atas kejadian itu warga melaporkan ke Polsek Sebangau Kuala. (Jam/Red/MP)


.jpg)




.jpg)



.jpg)




