- Ketua MUI Periuk Yang Baru KH.Muhammad Yasin ,S.Pd Silaturahmi Ke Empat Tokoh Masyarakat
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
- DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik
- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
Warga di Desa Kuningan Kanigoro Kab Blitar Resah Pembangunan Drainase Rusak dan Tidak Berfungsi

Keterangan Gambar : Lokasi pembangunan saluran irigasi (drainase) di Desa Kuningan, Kanigoro, Kab. Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Di era transparansi keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan undang - undang 14 tahun 2008, ternyata masih saja dilanggar. Hal ini terbukti dari hasil investigasi lapangan diketahui tak terpasang papan informasi proyek saluran irigasi pengerjaan di dua titik lokasi pembangunan drainase di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Rabu, lalu (22/08/2023).
Hal lainnya, seperti pengawasan dari dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Blitar terkesan tidak ada tindakan. Diduga kuat adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas tersebut dan pihak pemenang pengerjaan yang bermain dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Blitar.
Pekerjaan saluran irigasi tanpa papan nama yang ditengarai sebagai proyek siluman yang berada di wilayah Desa Kuningan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.
Baca Lainnya :
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- M Rifa\'i Nahkodai Ketua DPC Kabupaten Blitar Periode 2026 - 2031
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
Menurut, Sulaiman (46) warga setempat mengatakan kepada media ini bahwa proyek yang bisa dikatakan siluman ini dikerjakan sekitar akhir tahun 2022, sekitar bulan Oktober 2022. Belum sampai 1 (satu) tahun kondisinya rusak dan tidak adanya tanggung jawab anggaran pemeliharaan dari pihak terkait.
"Iya mas saluran itu dikerjakan sekitar bulan Oktober, saat pelaksanaan, proyek tidak ada papan informasinya untuk diketahui warga sebagai salah satu hal wujud transparansi setiap pengerjaan yang berkaitan dengan anggaran pemerintah. Sehingga kami tidak mengetahui seperti siapa yang mengerjakan, besaran volume, anggaran dan hari pelaksanaan pengerjaan bangunan saluran irigasi tersebut," ungkapnya. Sabtu, (26/08/2023).

Dari pantauan, penelusuran sepanjang bangunan kurang lebih 200 meter disisi kanan kiri bangunan sudah ada titik yang retak patah, batu pondasi bawah keropos (cacat mutu Red). Dari hasil mutu bangunan yang diduga sarat dikorupsi oleh oknum dinas dan pelaksana proyek, HIPPA sekitar merasa resah, gara gara bangunan saluran tidak bisa berfungsi maksimal untuk irigasi area persawahan disekitarnya.
Jika ditinjau dari kondisi bangunan yang masih baru belum genap satu tahun, seharusnya masih dalam masa perawatan pihak yang mengerjakan. Namun sangat disayang hingga berita ini diturunkan masih belum ada tanda tanda perbaikan oleh pihak pelaksana. Kepala Dinas dan Kepala Bidang SDA susah di hubungi media ini untuk dikonfirmasi terkesan menutup mata dan telinga. ** (za/mp)















