- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
- Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.
- Romy Soekarno : Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial.
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Praktisi Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
Warga di 10 Wilayah Kota Tangsel Terdampak Kekeringan Dapat Pasokan Air Bersih

Keterangan Gambar : Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) membagikan air bersih pada 10 lokasi
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) membagikan air bersih pada 10 lokasi wilayah rawan kekeringan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebanyak 1 unit mobil tangki dan 10 set toren turut disuplai ke lapangan.
Seperti diketahui kini ada 10 lokasi di wilayah Tangsel yang terdampak kekeringan, yakni Kelurahan Setu, Keranggan, Muncul, Babakan, Kademangan, Buaran, Ciater, Jurang Mangu Barat, Pakualam dan Pakulonan.
Kepala Bidang Air Minum dan Air Limbah DCKTR Kota Tangsel, Budi Rachmat, mengatakan, pihaknya berperan aktif mengatasi dampak kekeringan. Pasokan air bersih serta unit pendukung seperti mobil tangki khusus air bersih dan toren telah dioperasionalkan sejak beberapa pekan lalu.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
"Sepuluh titik itu berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), karena BPBD lah yang sementara ini leading sektornya. Kita saling gotong royong membantu dalam rangka membantu masyarakat mengatasi kekurangan air bersih," katanya. Senin, (06/11/2023).
Dalam perjalanannya, ucap Budi, BPBD telah menginformasikan bahwa kebutuhan air bersih kian meluas ke berbagai wilayah lain. Karena keterbatasan anggaran, DCKTR lantas mengajukan tambahan sekira 100 set toren pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2023.
"ABT kan baru kemarin diketoknya. Kita sedang pengadaan pakai e-Katalog, kurang lebih 100 toren," jelasnya.
Menurutnya, penambahan sekira 100 toren itu untuk mengantisipasi dampak kekeringan ke depan. DCKTR sendiri telah bekerjasama dengan Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT PITS serta pihak swasta dalam menyuplai air bersih.

"Kan waktu pengajuannya kita belum tahu dampak el nino kemarau ini meluasnya seperti apa, sehingga kita ajukan sebanyak itu. Kalau sumber airnya kita ngambil air bersih dari PT PITS, ngambil dari BSD, pakai mobil tangki kita," ucapnya.
Pada pelaksanaannya, penempatan toren-toren pada 10 titik itu disesuaikan pada area yang mudah dijangkau masyarakat setempat. Pihak kelurahan dan pengurus lingkungan dilibatkan dalam serah terima toren oleh DCKTR.
"Jadi dengan adanya toren ini lebih efektif, sehingga mobil tangki tinggal datang dan isi. Nanti untuk lokasinya bisa cek ke kecamatan dan kelurahan untuk penempatan toren-toren itu," terangnya.
Toren-toren itu sendiri berkapasitas 2 ribu liter. Seunit mobil tangki milik DCKTR disiagakan guna menyuplai air bersih kembali jika persediaan air dalam toren habis. ** (AdV)
















