- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
Walikota Santoso: Pawai Lampion Awali Grebeg Pancasila, Memotifasi Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd pada acara bedhol kirap lampion Grebeg Pancasila dan Bedhol Pusaka malam 1 juni 2023
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Antusias masyarakat kota Blitar memadati sepanjang jalan yang dilalui kirab lentera atau pawai lampion menyambut hari lahirnya Pancasila 1 Juni. Rangkaian acara diawali dengan bedhol pusaka pada Rabu (31/05/23) dari Istana Gebang jalan Sultan Agung tempat masa Kalitan Bung Karno.
Seperti pada tahun sebelumnya. Acara bedhol dan kirab pusaka merupakan rangkaian acara gerebek pancasila yang digelar setiap tahunnya.
Gerebek pancasila menjadi simbol peringatan hari lahir Pancasila bagi warga Kota Blitar, dan rakyat Indonesia ini diarak dari Jalan Sultan Agung, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Merdeka finish di Kantor Walikota Blitar.
Baca Lainnya :
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
Walikota Blitar Santoso mengatakan, bedhol dan kirab Pusaka serta Pawai Lentera merupakan rangkaian acara Grebeg Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, diharapkan Grebeg Pancasila lebih memotifasi generasi muda akan wawasan kebangsaan.
“Bedhol Pusaka kita arak dari Istana Gebang rumah masa kecil Bungkarno menuju ke Balai Kota dengan diiringi pawai lampion bertema pancasila,” terang santoso.
Lentera lampion yang diarak dimulai sejak pukul 20.00 WIB, Walikota Blitar berharap bahwa sinar lampion akan senantiasa memberikan kecerahan bagi anak bangsa kususnya generasi kota Blitar agar memiliki prilaku dan menjiwai dengan Pancasila sebagai falsafah dalam kehidupan.

"Dengan mengusung tema kelestarian alam, apa yang terkandung dalam nilai nilai Pancasila ini tentunya akan memberikan sinar harapan melestarikan nilai luhur Pamcasila terhadap generasi muda untuk dijiwai dan diamalkan dalam kehidupan sehari -hari,"tuturnya.
Peserta Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera para pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Kota Blitar. Para peserta menampilkan kreasi lampion dengan simbol-simbol burung Garuda dan lambang Pancasila.
“Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera ini menjadi rangkaian acara Grebeg Pancasila. Rencananya, besok juga akan diadakan upacara Grebeg Pancasila dan dilanjutkan Kirab Gunungan Lima,” bebernya

Moment Gerebek Pancasila yang melibatkan pelajar SMP, SLTA dan dinas instansi di kota Blitar sudah menjadi Icon yang cukup mengundang perhatian masyarakat di bumi Bung Karno, dan bulan Juni juga telah ditetapkan sebagai bulan Bung Karno. Dimana dalam bulan tersebut Pemerintah Kota Blitar punya gawe besar yang bernafas Soekarno, diantaranya, Bazar Jadul, Haul Bung Karno.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar Edy Wasono mengatakan kirab bedol pusaka sebagai pembuka rangkaian acara gerebek pancasila dalam memperingati hari lahir pancasila. Pusaka yang sebelumnya disimpan di Istana Gebang akan dikirab menuju Kantor Wali Kota Blitar untuk malam tirakatan.
"Pusaka yang dimaksud ini adalah ubo rampe, simbol pancasila dan perlengkapan untuk gerebek pancasila besok dikirab. Kemudian dilakukan tirakatan oleh para seniman dan budayawan di Kantor Pemkot Blitar," pungkasnya. ** (adv/za/mp)

















