- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
Walikota Santoso: Pawai Lampion Awali Grebeg Pancasila, Memotifasi Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd pada acara bedhol kirap lampion Grebeg Pancasila dan Bedhol Pusaka malam 1 juni 2023
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Antusias masyarakat kota Blitar memadati sepanjang jalan yang dilalui kirab lentera atau pawai lampion menyambut hari lahirnya Pancasila 1 Juni. Rangkaian acara diawali dengan bedhol pusaka pada Rabu (31/05/23) dari Istana Gebang jalan Sultan Agung tempat masa Kalitan Bung Karno.
Seperti pada tahun sebelumnya. Acara bedhol dan kirab pusaka merupakan rangkaian acara gerebek pancasila yang digelar setiap tahunnya.
Gerebek pancasila menjadi simbol peringatan hari lahir Pancasila bagi warga Kota Blitar, dan rakyat Indonesia ini diarak dari Jalan Sultan Agung, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Merdeka finish di Kantor Walikota Blitar.
Baca Lainnya :
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
Walikota Blitar Santoso mengatakan, bedhol dan kirab Pusaka serta Pawai Lentera merupakan rangkaian acara Grebeg Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, diharapkan Grebeg Pancasila lebih memotifasi generasi muda akan wawasan kebangsaan.
“Bedhol Pusaka kita arak dari Istana Gebang rumah masa kecil Bungkarno menuju ke Balai Kota dengan diiringi pawai lampion bertema pancasila,” terang santoso.
Lentera lampion yang diarak dimulai sejak pukul 20.00 WIB, Walikota Blitar berharap bahwa sinar lampion akan senantiasa memberikan kecerahan bagi anak bangsa kususnya generasi kota Blitar agar memiliki prilaku dan menjiwai dengan Pancasila sebagai falsafah dalam kehidupan.

"Dengan mengusung tema kelestarian alam, apa yang terkandung dalam nilai nilai Pancasila ini tentunya akan memberikan sinar harapan melestarikan nilai luhur Pamcasila terhadap generasi muda untuk dijiwai dan diamalkan dalam kehidupan sehari -hari,"tuturnya.
Peserta Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera para pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Kota Blitar. Para peserta menampilkan kreasi lampion dengan simbol-simbol burung Garuda dan lambang Pancasila.
“Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera ini menjadi rangkaian acara Grebeg Pancasila. Rencananya, besok juga akan diadakan upacara Grebeg Pancasila dan dilanjutkan Kirab Gunungan Lima,” bebernya

Moment Gerebek Pancasila yang melibatkan pelajar SMP, SLTA dan dinas instansi di kota Blitar sudah menjadi Icon yang cukup mengundang perhatian masyarakat di bumi Bung Karno, dan bulan Juni juga telah ditetapkan sebagai bulan Bung Karno. Dimana dalam bulan tersebut Pemerintah Kota Blitar punya gawe besar yang bernafas Soekarno, diantaranya, Bazar Jadul, Haul Bung Karno.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar Edy Wasono mengatakan kirab bedol pusaka sebagai pembuka rangkaian acara gerebek pancasila dalam memperingati hari lahir pancasila. Pusaka yang sebelumnya disimpan di Istana Gebang akan dikirab menuju Kantor Wali Kota Blitar untuk malam tirakatan.
"Pusaka yang dimaksud ini adalah ubo rampe, simbol pancasila dan perlengkapan untuk gerebek pancasila besok dikirab. Kemudian dilakukan tirakatan oleh para seniman dan budayawan di Kantor Pemkot Blitar," pungkasnya. ** (adv/za/mp)

.jpg)

.jpg)











