- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
Walikota Santoso: Pawai Lampion Awali Grebeg Pancasila, Memotifasi Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd pada acara bedhol kirap lampion Grebeg Pancasila dan Bedhol Pusaka malam 1 juni 2023
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Antusias masyarakat kota Blitar memadati sepanjang jalan yang dilalui kirab lentera atau pawai lampion menyambut hari lahirnya Pancasila 1 Juni. Rangkaian acara diawali dengan bedhol pusaka pada Rabu (31/05/23) dari Istana Gebang jalan Sultan Agung tempat masa Kalitan Bung Karno.
Seperti pada tahun sebelumnya. Acara bedhol dan kirab pusaka merupakan rangkaian acara gerebek pancasila yang digelar setiap tahunnya.
Gerebek pancasila menjadi simbol peringatan hari lahir Pancasila bagi warga Kota Blitar, dan rakyat Indonesia ini diarak dari Jalan Sultan Agung, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Merdeka finish di Kantor Walikota Blitar.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
Walikota Blitar Santoso mengatakan, bedhol dan kirab Pusaka serta Pawai Lentera merupakan rangkaian acara Grebeg Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, diharapkan Grebeg Pancasila lebih memotifasi generasi muda akan wawasan kebangsaan.
“Bedhol Pusaka kita arak dari Istana Gebang rumah masa kecil Bungkarno menuju ke Balai Kota dengan diiringi pawai lampion bertema pancasila,” terang santoso.
Lentera lampion yang diarak dimulai sejak pukul 20.00 WIB, Walikota Blitar berharap bahwa sinar lampion akan senantiasa memberikan kecerahan bagi anak bangsa kususnya generasi kota Blitar agar memiliki prilaku dan menjiwai dengan Pancasila sebagai falsafah dalam kehidupan.

"Dengan mengusung tema kelestarian alam, apa yang terkandung dalam nilai nilai Pancasila ini tentunya akan memberikan sinar harapan melestarikan nilai luhur Pamcasila terhadap generasi muda untuk dijiwai dan diamalkan dalam kehidupan sehari -hari,"tuturnya.
Peserta Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera para pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Kota Blitar. Para peserta menampilkan kreasi lampion dengan simbol-simbol burung Garuda dan lambang Pancasila.
“Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera ini menjadi rangkaian acara Grebeg Pancasila. Rencananya, besok juga akan diadakan upacara Grebeg Pancasila dan dilanjutkan Kirab Gunungan Lima,” bebernya

Moment Gerebek Pancasila yang melibatkan pelajar SMP, SLTA dan dinas instansi di kota Blitar sudah menjadi Icon yang cukup mengundang perhatian masyarakat di bumi Bung Karno, dan bulan Juni juga telah ditetapkan sebagai bulan Bung Karno. Dimana dalam bulan tersebut Pemerintah Kota Blitar punya gawe besar yang bernafas Soekarno, diantaranya, Bazar Jadul, Haul Bung Karno.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar Edy Wasono mengatakan kirab bedol pusaka sebagai pembuka rangkaian acara gerebek pancasila dalam memperingati hari lahir pancasila. Pusaka yang sebelumnya disimpan di Istana Gebang akan dikirab menuju Kantor Wali Kota Blitar untuk malam tirakatan.
"Pusaka yang dimaksud ini adalah ubo rampe, simbol pancasila dan perlengkapan untuk gerebek pancasila besok dikirab. Kemudian dilakukan tirakatan oleh para seniman dan budayawan di Kantor Pemkot Blitar," pungkasnya. ** (adv/za/mp)









.jpg)

.jpg)




