Breaking News
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Walikota Blitar : Liga Santri PSSI Piala Kasad, Wujud Nation and Character Building Pesantren

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Walikota Blitar Drs.Santoso mengatakan melalui olah raga sepak bola, yang sangat populer dan masyarakat, merupakan tonggak untuk membangun karakter kepribadian yang memiliki sportivitas tinggi, selain itu melalalui ajang kompetisi memperebutkan piala Kasad TNI AD, Liga Santri tahun 2022 selain mencari bakat dunia sepak bola di tanah air, ajang bergengsi yang sekaligus di buka oleh Walikota Blitar pada Senin Sore (20/06/22) di Stadion Supriadi juga sebagai sarana pemersatu antar pondok pesantren. "Ajang sepak bola bagi para santri adalah hal yang sangat istimewa, dimana biasanya para santri hanya mengaji, dengan kekuatan rohani, dengan berolah raga, para santri akan mempunyai kekuatan rohani dan juga fisiknya " Mensana In Coriparo Sano," ujar Santoso.
Ditekankan oleh Walikota, didalam jiwa yang sehat maka akan terdapat jiwa dan fikiran yang sehat pula, sehingga akan terbentuk insan khamil (manusia yang sempurna dari segi wujud dan pengetahuannya .Red),untuk menjadi pemenang kita harus mempunyai pasukan yang terpilih dan terlatih.
"Melalui kompetisi ini sungguh hal yang luar biasa, melalui kegiatan ini para santri akan menunjukan potensi dan kemampuannya dalam olah raga sepak bola," paparnya.
Lebih lanjut Walikota juga menyebut, sepak bola adalah olah raga yang sangat istimewa, sepak bola adalah olah raga yang sangat merakyat, inti kompetisi bukan sekedar mencari pemenang, dan mencari siapa juaranya.
"Dalam kompetisi ini memiliki tujuan penting yakni mencari dan menyalurkan bakat, hasil akhir memang penting, namun masih ada yang lebih penting kompetisi adalah mencari unsur - unsur pembinaan prestasi, termasuk mengajarkan nilai filosofi sepak bola adalah kerja keras dan kerjasama dalam team, sebagaimana diajarkan oleh Bung Karno, olah raga dapat membangun sebuah bangsa menjadi Nation and Character Building," tegasnya.
Lebih lanjut Walikota mengingatkan, kemenangan dalam kompetisi sepak bola ini adalah penting, namun kemenangan bukan diatas segala-galanya. "Untuk itu saya berharap agar para pemain senantiasa memetik sebuah kompetisi yang senantiasa menjunjung tinggi sportifitas serta menjunjung nilai persahabatan yang tinggi, sesuai moto pertandingan yang fair play," pungkasnya.( adv.kmftik/za mp)


.jpg)













