- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
Walikota Blitar : Peringatan Harkitnas ke-116 Masuk Fase Kedua Merupakan Momen Krusial Mewujudkan Harapan Bangsa

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Era kebangkitan nasional bangsa Indonesia telah tertanam semenjak dideklarasikan pada 20 Mei 1908, bersamaan itu pula telah lahir sebuah organisasi bernama Boedi Oetomo, yang di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.
Hal ini disampaikan oleh Walikota Blitar Drs.H Santoso M.Pd dedepan peserta Upacara Hari Kebangkitan Nasionl tanggal 20 Mei 2024 ke 116 di halaman Kantor Walikota Blitar.

Baca Lainnya :
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
Walikota Blitar menyampaikan, "Sakarang seiring dengan sangat kebangkitan nasional kita berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru." ungkap Santoso.
Wali Kota Blitar Drs. H. Santoso, M.Pd didepan peserta upacara yang terdiri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar, TNI-Polri, mahasiswa dan para pelajar tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kota Blitar dan tamu undangan lainnya, Wali Kota Santoso dalam membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI dalam peringatan ke-116 Hari Kebangkitan Nasional tahun 2024.
"Dalam perjalan sejarah mencatat berbagai perkembangan kemajuan teknologi pada sisi kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari
peradaban kita hari ini tumbuh kembang Inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner,"bebernya.
Sejalan dengan dinamikanya tak terlepas dengan berbagai rintangan kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi, oleh karenanya.
"Teknologi digital telah menebas banyak keterbatasan manusia. Dunia seakan mengerdil. Semua seperti mendekat, terpampang di depan mata. Jarak bagai tak lagi relevan,tingkat peradaban modern menjadikan sebuah bangsa yang dituntut mampu mengelaborasikan diri sesuai tuntutan zaman," tandasnya.
Santoso juga menekankan, era kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa.

Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045,"
Bung Karno selalu menekankan bahwa di ujung jembatan emas akan selalu ada kemungkinan yang dapat membawa Indonesia menuju kebaikan atau pun sebaliknya yang dalam bahasa Bung Karno bahagia bersama atau menangis bersama," katanya lagi.
Santoso juga berpesan bahwa saat ini Indonesia telah memasuki fase kedua kebangkitan nasional. Fase kedua ini merupakan momen krusial demi menggapai cita-cita bangsa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu.
"Kita sudah memilih bukan hanya ikut serta tetapi lebih daripada itu menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia," pungkasnya (adv/za/mp)

















