- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
- Puspom TNI Merilis 4 Identitas Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Wali Kota Blitar Serukan Masyarakat Wajib Paham Cegah Tangkal Dini Kebakaran
Wali Kota Paham Cegah Tangkal Dini Kebakaran

Keterangan Gambar : Sosialisasi Wali Kota Blitar Serukan Masyarakat Wajib Paham Cegah Tangkal Dini Kebakaran
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Cegah tangkal dini Satuan Polisi Pomong Praja Damkar Pemerintah Kota Blitar menyelenggarakan Sosialisasi tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di tingkat kecamatan Se-Kota Blitar, Selasa (21/10/25 ) yang dibuka langsung oleh Walikota Blitar, Mas Ibin bertempat di Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Blitar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Prja Roni Ronny Yoza Pasalbessy dalam laporanya kepada Wali Kota Blitar menyampaikan
kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri atas Ketua RW, Ketua RT, dan tokoh masyarakat dari seluruh kecamatan di Kota Blitar.
Baca Lainnya :
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- FK LPM Bogor Selatan Curhat ke Ketua DPRD Kota Bogor, Persoalkan Batasan Usia di Perwali 28
"Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai penyebab terjadinya kebakaran, cara pencegahan, serta langkah cepat dalam melakukan pemadaman awal sebelum api membesar," ungkap Roni.
Kepala Satpol PP Kota Blitar, Ronny Yoza Pasalbessy, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan wali kota agar setiap wilayah memiliki tim tanggap darurat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, langkah ini penting mengingat kasus kebakaran di wilayah perkotaan cenderung meningkat akibat kelalaian penggunaan listrik dan gas elpiji.
“Kami ingin warga punya refleks cepat. Tidak panik, tapi tahu apa yang harus dilakukan. Sosialisasi ini adalah bagian dari investasi keselamatan bersama,” ujarnya.
Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin menyampaikan untuk mencegah bencana kebakaran kesadaran warga menjadi kunci utama. Menurutnya, ancaman kebakaran tidak hanya bisa terjadi di kawasan padat penduduk, tetapi juga di area pertokoan dan pusat kegiatan ekonomi.
"Saya mengajak kepada masyarakat untuk lebih waspada dan memahami langkah-langkah pencegahan, mencegah langkah paling efektif. Masyarakat harus tahu bagaimana cara mencegah dan menangani kebakaran sejak dini,” ujar Mas Ibin

Dan yang palinh penting bagi setiap warga wajib mengetahui nomor darurat 112, yang dapat dihubungi secara gratis dan aktif selama 24 jam. Pemerintah Kota Blitar teruse mengedukasi dengan pelatihan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama di tingkat kecamatan, agar warga memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi kebakaran sebelum petugas datang ke lokasi.
“Hendaknya ini dipahi sebagai bagian dari upaya membangun kesiap siagaan publik. Damkar sudah bekerja dengan baik, dan saya ingin kegiatan seperti ini menyentuh langsung masyarakat di tingkat kelurahan,” tandasnya.
Kegiatan sosialisasi itu menghadirkan petugas Damkar yang memberikan materi sekaligus simulasi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Peserta diajak memahami cara menangani kebakaran kecil sebelum api membesar. Beberapa peserta bahkan terlihat antusias mencoba langsung teknik pemadaman sederhana yang diperagakan.
Bagi Pemkot Blitar, upaya pencegahan kebakaran bukan hanya soal tanggung jawab petugas pemadam, tetapi juga bentuk gotong royong dalam menjaga keamanan kota. Keterlibatan warga menjadi benteng pertama menghadapi bencana.(adv/za/mp)

















