- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
Wakil Bupati Asahan Narasumber Kegiatan Pemberdayaan Melalui Kemitraan Usaha Mikro

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si berkesempatan menjadi Narasumber dalam kegiatan Pemberdayaan
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si berkesempatan menjadi Narasumber dalam kegiatan Pemberdayaan Melalui Kemitraan Usaha Mikro yang diinisiasi oleh Dinas Kopdag Kabupaten Asahan, Kamis (14/12/2023). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Dekranasda Asahan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kopdag, TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kecamatan Se- Kabupaten Asahan, serta pelaku dan penggiat UMKM Se- Kabupaten Asahan.
Sebelumnya, Kabid Usaha Mikro Novrida Lasmaria Sitorus S.STP, M.Si, dalam laporannya mengatakan kegiatan ini bertujuan menciptakan usaha mikro yang handal dan mandiri dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para pelaku usaha mikro di Kabupaten Asahan.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kopdag Drs, Ilham, MM dalam sambutannya berharap agar melalui kegiatan ini, Dinas Kopdag dapat melakukan pembinaan, tidak hanya terhadap kelompok UMKM yang berada di Kota Kisaran, tetapi setiap pelaku UMKM yang berada di seluruh Kecamatan Se- Kabupaten Asahan. Ilham juga berharap sinergi antar OPD yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas UMKM dapat terus ditingkatkan.
Baca Lainnya :
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
"Kemajuan UMKM membutuhkan peran dari banyak pihak, khususnya dalam pengurusan NIB dan pemasaran produk. Karenanya saya berharap sinergi yang terjalin dapat lebih ditingkatkan demi peningkatan kualitas dan kuantitas UMKM di Kabupaten Asahan", pungkas Ilham.
Sementara Wakil Bupati Asahan sebelum menyampaikan pemaparannya berkesempatan memberikan Tanda Peserta, Souvenir dan juga Sertifikat kepada pelaku Usaha Mikro yang ada di Kabupaten Asahan. Selanjutnya selaku Narasumber, Wabup mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk meningkatkan kualitas usaha bagi pelaku UMKM yang berada di Kabupaten Asahan.
Selanjutnya, Wabup mengungkapkan bahwa sebagian besar jumlah tenaga kerja yang berada di Kabupaten Asahan bergerak di bidang jasa, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan UMKM. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan kualitas SDM di berbagai bidang tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan proaktif melaksanakan pembinaan dan pengembangan bagi pelaku usaha, begitu juga UMKM, melalui kegiatan yang dilaksanakan kali ini.
"UMKM juga merupakan salah satu prioritas yang harus ditingkatkan, karenanya, Pemkab Asahan berharap agar pelaku UMKM terus mengembangkan potensi yang dimiliki bagi kemajuan usahanya", ujar Wabup.
Lebih lanjut Wabup sampaikan agar pelaku UMKM dapat menggali lebih dalam apa saja potensi yang dimiliki di seputaran wilayah usaha masing-masing.
"Pelaku UMKM harus bekerja cerdas, memanfaatkan potensi yang ada menjadi sesuatu yang bernilai jual. Dan akan menjadi nilai lebih jika kita dapat menjadikan potensi yang ada di wilayah menjadi komoditas unggul atau bahkan menjadi oleh-oleh khas dari Kabupaten Asahan", terang Wabup.
Wabup menambahkan, dalam periode waktu ke depan, jalur tol juga akan melintasi Kabupaten Asahan.
"Manfaatkan peluang tersebut untuk memasarkan hasil UMKM yang diproduksi", pinta Wabup.
Terakhir, Wabup menginstruksikan kepada Dinas Kopdag agar memaksimalkan Kota Kisaran sebagai salah satu sentra pemasaran produk UMKM.
"Saya juga meminta kepada Dinas Kopdag untuk memetakan potensi di setiap wilayah, agar pengembangan UMKM dapat sinkron dengan potensi yang ada di sekitarnya", pungkas Wabup. (DS)

















