- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
Wabup H. Mad Romli Minta Tim Pendamping Keluarga Aktif dan Bersinergi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, - Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang aktif dan bersinergi dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan efektifitas pelaksanaan aksi penurunan dan pencegahan Stunting.
Hal tersebut diungkapkan H. Mad Romli saat membuka kegiatan orientasi pelatihan bagi Tim Pendamping Keluarga yang digelar di Aula Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Selasa (21/03/23).
Baca Lainnya :
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
"Saya harap Tim Pendamping Keluarga ini aktif dan bersinergi dengan semua pihak sehingga mampu secara signifikan menekan prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang," pinta H. Mad Romli.
Wabup H. Mad Romli yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Tangerang juga menekankan bahwa ada 3 hal yang harus dilakukan TPK agar hasilnya optimal.
"Yang pertama adalah koordinasi, kedua melakukan penyuluhan dan fasilitasi dan ketiga adalah pencatatan dan membuat laporan hasil pendampingan dan pemantauan keluarga beresiko Stunting," ungkapnya.
Wabup memberikan dukungan penuh mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang yang menjadi salahbsatu garda terdepan dalam menekan dan mencegah Stunting di Kab. Tangerang.
Sementara itu, Plh Kadis DP3A Kab. Tangerang, Efi Indarti, SKM, M.Kes mengatakan bahwa ada sebanyak 6.516 orang yang tergabung dalam 2.172 Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang.
"Orientasi ini terbagi dalam 130 angkatan dengan tujuan secara umum adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kapasitas TPK tentang pencegahan Stunting," jelas Efi.
Efi melanjutkan narasumber kegiatan berasal dari BKKBN Provinsi Banten, Dinkes, PKK, IBI dan DP3A yang telah mengikuti TOT tingkat nasional. ** (Jhn)







.jpg)


.jpg)
.jpg)




