- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Wabup H. Mad Romli Minta Tim Pendamping Keluarga Aktif dan Bersinergi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, - Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang aktif dan bersinergi dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan efektifitas pelaksanaan aksi penurunan dan pencegahan Stunting.
Hal tersebut diungkapkan H. Mad Romli saat membuka kegiatan orientasi pelatihan bagi Tim Pendamping Keluarga yang digelar di Aula Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Selasa (21/03/23).
Baca Lainnya :
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
"Saya harap Tim Pendamping Keluarga ini aktif dan bersinergi dengan semua pihak sehingga mampu secara signifikan menekan prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang," pinta H. Mad Romli.
Wabup H. Mad Romli yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Tangerang juga menekankan bahwa ada 3 hal yang harus dilakukan TPK agar hasilnya optimal.
"Yang pertama adalah koordinasi, kedua melakukan penyuluhan dan fasilitasi dan ketiga adalah pencatatan dan membuat laporan hasil pendampingan dan pemantauan keluarga beresiko Stunting," ungkapnya.
Wabup memberikan dukungan penuh mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang yang menjadi salahbsatu garda terdepan dalam menekan dan mencegah Stunting di Kab. Tangerang.
Sementara itu, Plh Kadis DP3A Kab. Tangerang, Efi Indarti, SKM, M.Kes mengatakan bahwa ada sebanyak 6.516 orang yang tergabung dalam 2.172 Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang.
"Orientasi ini terbagi dalam 130 angkatan dengan tujuan secara umum adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kapasitas TPK tentang pencegahan Stunting," jelas Efi.
Efi melanjutkan narasumber kegiatan berasal dari BKKBN Provinsi Banten, Dinkes, PKK, IBI dan DP3A yang telah mengikuti TOT tingkat nasional. ** (Jhn)












.jpg)




