- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Wabup H. Mad Romli Minta Tim Pendamping Keluarga Aktif dan Bersinergi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, - Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang aktif dan bersinergi dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan efektifitas pelaksanaan aksi penurunan dan pencegahan Stunting.
Hal tersebut diungkapkan H. Mad Romli saat membuka kegiatan orientasi pelatihan bagi Tim Pendamping Keluarga yang digelar di Aula Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Selasa (21/03/23).
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
"Saya harap Tim Pendamping Keluarga ini aktif dan bersinergi dengan semua pihak sehingga mampu secara signifikan menekan prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang," pinta H. Mad Romli.
Wabup H. Mad Romli yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Tangerang juga menekankan bahwa ada 3 hal yang harus dilakukan TPK agar hasilnya optimal.
"Yang pertama adalah koordinasi, kedua melakukan penyuluhan dan fasilitasi dan ketiga adalah pencatatan dan membuat laporan hasil pendampingan dan pemantauan keluarga beresiko Stunting," ungkapnya.
Wabup memberikan dukungan penuh mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang yang menjadi salahbsatu garda terdepan dalam menekan dan mencegah Stunting di Kab. Tangerang.
Sementara itu, Plh Kadis DP3A Kab. Tangerang, Efi Indarti, SKM, M.Kes mengatakan bahwa ada sebanyak 6.516 orang yang tergabung dalam 2.172 Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang.
"Orientasi ini terbagi dalam 130 angkatan dengan tujuan secara umum adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kapasitas TPK tentang pencegahan Stunting," jelas Efi.
Efi melanjutkan narasumber kegiatan berasal dari BKKBN Provinsi Banten, Dinkes, PKK, IBI dan DP3A yang telah mengikuti TOT tingkat nasional. ** (Jhn)











.jpg)




